Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Pemkot Bandung & Appetra Bagikan 4000 Masker Kepada Pedagang Tradisional

Walikota Bandung Oded M Danial bersama pengurus dan anggota Appetra kota bandung,
Foto: humas).
  
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Sejak merebaknya Pandemi Covid-19, sangat terasa dampaknya baik bagi pemerintah maupun masyarakat.
  Hal ini juga dialami oleh Pemerintah Kota Bandung. Untuk itu, Wali kota Bandung Oded M.Danial meminta kepada para pengelola pasar tradisonal yang tergabung dalam Asosiasi Pedangan Pasar Tradisional (Appetra) bisa memberikan ide dan gagasan kepada Pemkot Bandung.

Oded berharap keberadaan Appetra Kota Bandung bisa membangun kolaborasi khususnya dalam penataan pasar tradisional di kota Bandung.

“Hadirnya Appetra dapat menjadi instrumen sosial, yang bisa memberikan penguatan dalam kolaborasi dengan regulasi Pemkot Bandung. Khususnya dengan PD Pasar Bermartabat,” harap Oded saat menghadiri HUT Appetra Ke-2 di Pasar Kosambi, Selasa (20/10/2020).

Appetra merupakan sebuah organisasi yang murni dari dan untuk pedagang tradisional. Organisasi ini terbentuk dari rasa kepedulian para pedagang. Bahkan selama pandemi, Apperta cukup sering membagikan masker kepada para pedagang maupun pembali di pasar tradisional.

“Appetra bisa bersama-sama berkolaborasi mengatasi dan mengedukasi para pengunjung untuk melaksanakan protokol kesehatan. Alhamdulillah mereka juga tak hanya mengedukasi tetapi juga memberikan masker,” ujar Oded.

Ia pun mengucapkan rasa syukur karena di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) tidak terjadi klaster pandemi covid-19 di pasar tradisional.

Walikota Bandung Oded M Danial memberikan arahan diacara
HUT ke-2 Appetra, agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan dan 3M


“Sampai saat ini alhamdulillah tidak ada klaster dari pasar tradisional. Dulu pernah awal-awal di Pasar Sadang Serang dan Leuwipanjang. Tapi begitu kejadian kita lakukan penutupan dan sterilisasi di kawasan tersebut. Kita buka lagi, alhamdulillah tidak terjadi lagi," ujarnya.

Namun Oded mengakui, perlu edukasi secara masif mengenai penerapan protokol kesehatan secara ketat kepada para pengunjung dan pedagang di pasar tradisional. Mengingat yang datang ke tempat itu dari berbagai kalangan.

Sementara itu, Ketua Appetra, TB. Zakaria memastikan, pihaknya Appetra bisa menjadi mitra strategis yang kritis dan solutif bagi pemangku jabatan di Kota Bandung.

“Harapannya Appetra bisa menjadi mitra kerja sama tak hanya bagi Pemkot Bandung, DPRD Kota Bandung dan PD. Pasar bermartabat tetapi juga dengan kepolisian dan pihak pemangku kepentingan lainnya,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan dan kontribusi kepada Pemkot Bandung dalam penanganan Covid-19 di Kota Bandung khususnya di pasar tradisional, pihaknya membagikan sebanyak 4000 masker kepada pedagang dan pengunjung pasar tradisional.

“Kami sudah berkeliling pasar di Kota Bandung untuk menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan secara ketat di pasar tradisional,” katanya. (Sein)

Posting Komentar

0 Komentar