Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Agam Gumay : Warga Ciranjang-Cianjur Butuh Penambahan Sarana-Prasarana PAUD dan Pengembangan Desa Wisata

H.Mirza Agam Gumay, SmHk, anggota DPRD Jabar saat melaksanakan Reses I di
Desa GUnung Sari Kecamatan Ciaranjang -Kab Cianjur, (foto:humas)
CIANJUR, Faktabandungraya.com,--- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Mirza Agam Gumay, SmHk  menilai  Pendidikan sejak dini dilingkungan masyarakat sangat penting dalam mendidik dan memberikan pembelajaran bagi anak-anak sebagai generasi bangsa. Untuk, kehadiran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu media pembelajaran sejak dini.

Namun, bila dicermati ternyata sangat banyak kondisi PAUD yang tersebar di pelosok-pelosok  minim akan sarana-prasarana. Hal ini juga terdapat di desa Gunung Sari Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur.

Di desa Gunung Sari-Ciranjang, terdapat beberapa PAUD, tetapi rata-rata sangat minim sarana-prasarana sebagai pendukung kelancaran proses pendidikan (belajar-mengajar). Hal ini, kata Agam—sapaan Mirza Agam Gumay—disampaikan perwakilan warga Gunung Sari saat mengikuti kegiatan Reses I yang dilaksanakan di  Balai Desa Gunung Sari Kecmatan Ciranjang, Kamis (12/11-2020).

Mereka ( warga Gunung sari-red), memohon dukungan dan bantuannya agar dapat menambah Sarana-prasarana PAUD. Atas, apirasi yang disampaikan warga Gunung Sari, tentunya saya selaku wakil rakyat dari Dapil Jabar IV (Kab Cianjur), merespon positif terkait aspirasi tersebut.

Untuk itu, Kami akan mendorong pemerintah daerah beserta dewan di kabupaten untuk menindaklanjutinya. Namun, sebaiknya usulan sarana dan prasarana pendidikan PAUD disesuaikan dengan perencanaan desa atau sejalan dengan pemerintah daerah, kata Agam saat dihubungi faktabandungraya.com terkait kegiatan reses I tahun sidang 2020-2021, Jum’at (13/11-2020).

Masih dalam kegiatan Reses juga, perwakilan warga Gunung Sari menyampaikan aspiranya terkait pengambangan Desa Wisata.  Warga Gunung Sari, menyampaikan bahwa potensi Desa gunung sari untuk menjadi desa wisata cukup besar.  Karena memiliki potensi alam yang indah dan sejuk,  memiliki hasil pertanian dan perkebunan yang telah dioleh masyarakat  menjadi makanan dan minuman sehat dan halal.

Namun, masyarakat desa Gunung Sari mengalami kendala dalam pengembangan menjadi desa wisata, baik dari sisi penataan desa, perbaikan  infrastruktur jalan, pengembangan hasil olahan  pertanian dan perkebunan  menjadi makanan ringan dan minuman segar yang sehat dan halal.  Untuk itu, Warga gunung Sari minta dorongan, agar para pelaku UMKM dapat diberikan pelatihan.

Adapun pelatihan yang mereka harapkan diantara, mulai dari meningkatkan hasil produksi, cara pengemasan  dan pemasaran.  Termasuk juga, dibantu dalam hal pemodalan usaha ?.

Kegiatan Reses Mirza Agam Gumay di gunungsari Kec.Ciaranjang-Cianjur

Terkait aspirasi  warga Gunung Sari, menurut Agam pihak akan berupaya mendukung dan mendorong Desa Gunung Sari benar-benar menjadi desa wisata yang mandiri dan banyak dikunjungi wisatawan,

Secara keseluruhan, tambah Agam, usulan atau rencana pembangunan kemajuan wilayah dimulai dari Musyawarah Dan Perencanaan Desa (Musrendes) hingga Musrenbang ditingkat kabupaten kota.

"Tahapan-tahapan inilah yang akan menentukan realisasi pembangunan disuatu daerah," ucapnya.

Pada saat kegiatan reses tersebut, Agam mengingatkan berkaitan dengan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid 19 untuk  Memakai Masker, Menjaga Jarak dalam upaya meminimalisir penyebaran Covid 19.

Saya juga menghimbau dan mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan 3M (Memakai Masker; Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan) + 1 T ( Tidak berkerumun), himbaunya. (Adikarya/husein).

 

Posting Komentar

0 Komentar