Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Dwina Roosmini : DWP Jabar Menjadi Agen Sosialisasi dan Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan

Ketua DWP Provini Jabar Dwina Roosmini Setiawan sedang donor darah
di PMI Kota Bandung, (foto:humas).
  
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jabar Dwina Roosmini Setiawan mengatakan, di masa pandemi COVID-19 ini, para anggota DWP Provinsi Jabar mampu menjadi agen agen sosialisasi dan edukasi, antara lain dengan melakukan dan menerapkan protokol kesehatan, baik di rumah maupun di luar rumah.

Sebagai agen sosialisasi dan edukasi protokol Kesehatan tentunya, anggota DWP Jabar harus dapat memberikan contoh kepada masyarakat dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dan tidak berkerumun.

Untuk itu dalam berbagai kegiatan DWP akan selalu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan, termasuk kegiatan donor darah.  Kegiatan Donor darah yang diselenggarakan oleh DWP Jabar  dengan menerapkan protokol kesehatan 3M secara ketat, termasuk juga kegiatan dilingkungan masing-masing.

Hal ini dikatakan Ketua DWP Provinsi Jabar, Dwina Roosmini Setiawan dalam acara  kegiatan Bakti Sosial Donor Darah DWP Provinsi Jabar di Kantor PMI Kota Bandung, Rabu (11/11/2020).

“Banyak sekali di antara ibu-ibu DWP adalah mereka juga ASN yang mempunyai lingkungan kerja masing-masing. Jadi mudah-mudahan kami dengan mempunyai pengalaman hari ini, kemudian masing-masing anggota DWP ini bisa terus menyosialisasikan kegiatan donor darah ini ke berbagai instansi tempat mereka bekerja,” ujarnya.  

Kegiatan donor darah yang digelar oleh DWP Provinsi Jabar dalam rangka memperingati HUT DWP ke-21 ini, dibuka secara virtual oleh Sekretaris Jabar  Setiawan Wangsaatmaja yang juga Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jabar.

Adapun jumlah peserta sebanyak 115 orang, mulai dari pengurus, anggota, hingga keluarga DWP, organisasi wanita, dan ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar.

Menurut Setiawan, kegiatan donor darah di masa pandemi COVID-19 ini bermanfaat untuk menambah stok darah di PMI. Untuk diketahui, sebelumnya PMI Kota Bandung setiap hari bisa mendapatkan transfusi darah sekitar 500 labu, tetapi saat ini hanya mencapai 100 atau 200 labu saja.

“Di sisi lain saya juga mendapatkan data terkait dengan penyakit seperti demam darah yang membutuhkan transfusi darah. Oleh karena itu, saya apresiasi kegiatan ini karena donor darah ini sangat bermanfaat sekali,” ucap Setiawan.

Meski begitu, ia mengingatkan masyarakat yang akan melakukan transfusi darah untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M.

Sekda Jabar membuka kegiatan donor darah yang diselenggarakan
oleh DWP Prov Jabar di PMI Kota bandung secara virtual. (foto:humas)
.  

“Jadi pertama pengecekan suhu tubuh, mengisi formulir untuk mendata, dan jangan lupa menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan terlebih dahulu,” tutur Setiawan.

Ia pun berharap, para anggota DWP yang merupakan istri-istri ASN harus tetap semangat dan sehat dalam beraktivitas di masa pandemi serta harus mampu menyebarkan informasi positif kepada keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, Perwakilan PMI Kota Bandung, Uke mengatakan, para pendonor tidak perlu khawatir dalam melakukan kegiatan donor darah di PMI Kota Bandung karena pihaknya menerapkan dengan ketat protokol kesehatan COVID-19.

“Unit Donor Darah PMI Kota Bandung tetap melakukan kegiatan perencanaan, rekruitmen, penyediaan darah, pendistribusian darah, dan komponennya bagi pasien di rumah sakit dengan tujuan menyembuhkan dan memulihkan kesehatan,” kata Uke.

Uke  menambahkan, stok darah di PMI Kota Bandung sejak adanya pandemi covid-19 menurun hingga 20 persen, untuk itu, kami menyambut positif kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh DWP Jabar ni, tandasnya. (husein).

Pengurus, anggota dan Keluarga DWP Jabar sedang mendonor di PMI Kota Bandung 

Posting Komentar

0 Komentar