Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Pembangunan Belum Merata, Wilayah Jabar Selatan Tertinggal

Drs.H.Memo Hermawan (anggota Komisi IV DPRD jabar). (foto:istimewah). 
GARUT, Faktabandungraya.com,--- Anggota Komisi IV DPRD jabar Drs.H.Memo Hermawan  mengatakan, sampai saat ini pembangunan wilayah di Jawa barat belum merata. Hal ini terbukti, wilayah Jabar Selatan, masih sangat jauh tertinggal bila dibandingkang dengan Jabar Tengah, Jabar Utara, dan Jabar barat.

Seharus sudah tidak boleh ada lagi ketimpangan dalam pembangunan, kan konsep pemertaan pembanguna itu, mengandung makna, bahwa tidak boleh lagi ada satu wilayah yang terbelakangkan dalam pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur.

Komisi IV DPRD Jabar, terus menyesuarakan dan meminta kepada Pemprov Jabar, agar pembangunan dilakukan secara merata. Karena beberapa kali kita kunjungan kerja ke wilayah Jabar Selatan,  pembangunan sangat lambat, jauh ketinggal bila dibandingkan dengan Jabar bagian Barat, Utara, Tengah, ujar Memo Hermawan yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Jabar ini kepada faktabandungraya.com saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (10/11-2020).

Wdikatakan, hingga saat ini perkembangan di Jabar masih terfokus di bagian Utara dan Tengah, untuk itu sekali lagi kita minta, agar pembangunan infrastruktur di Jabar bagian Selatan harus jadi perhatian Pemprov Jabar. Apalagi sudah ada payung hukum untuk mengembangkan Jabar Selatan.

Wilayah Jabar bagian Selatan itu, menurut mantan Pimpinan DPRD Jabar dan mantan Bupati sebenarnya masih menyimpan berbagai rahasia dan potensi wisata yang dapat menjadi komoditas baru bagi Provinsi Jawa Barat. Apalagi kini sudah ada Jalan Nasional Jabar Selatan.

Sektor infrastruktur dalam menunjang pembangunan Jabar Selatan tentunya harus menjadi perhatian skala prioritas oleh pemprov Jabar. Karena sampai kini  masih   Karena ada sejumlah daerah yang belum terhubung dengan jalan lintas selatan. Pembangunan infrastruktur harus berkesinambungan antara provinsi dan kabupaten.

 “Buat poros jalannya di desanya. Lahan tidur nantinya bisa jadi produktif. Memangkas waktu tempuh dan biaya transportasi juga jika ada jalan,” ujar anggota Komisi IV DPRD Prov Jabar.

Lebih lanjut Memo mengatakan, untuk wilayah Garut, ada dua poros jalan yang harus segera dihubungkan. Yakni Cimareme-Bungbulang dan Cijayana-Bungbulang. Jalan lintas selatan dari Talegong hingga Cisewu juga butuh pelebaran.

“Di Pameungpeuk juga ada sekitar 25 Kilometer jalan yang masih kurang bagus. Terus jalan provinsi di Pakenjeng juga harus ada yang diperbaiki,” ujarnya.

Untuk itu, kita sebagai anggota DPRD Jabar adal dapil Jabar XIV (Kabupaten Garut) ada 6 anggota DPRD Jabar tentunya, akan bejuang untuk pemerataan pembangunan di wilayah Jabar Selatan terutama diwilayah Garut Selatan, tandasnya. (adikarya/husein).

 

Posting Komentar

0 Komentar