Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Anggaran Terbatas, Penanganan Kerusakan Jalan Pamanukan-Subang Pasca Banjir Bandang, Hanya Bersifat Pemeliharaan

Rombongan Komisi IV DPRD Jabar saat meninjau kondisi jalan Raya Pamanukan-Subang,
 sebelum terjadi banjir bandang (foto:humas)
SUBANG, Faktabandungraya.com,--- Beberapa waktu lalu wilayah seluruh kecamatan Pamanukan –Subang dilanda banjir bandang, dengan ketinggian airnya mencapai sekitar 2 meter.  Kini, air sudah surut, lantas bagaimana kondisi infrastruktur jalan Raya Pamanukan pasca banjir bandang ?.

Berdasarkan hasil pemantauan media dilapangan, kondisi jalan raya Pamanukan-Subang dan Pamanukan- Cipunagara pasca diterjang banjir bandang, jumlah lobang dan jalan bergelombang  semakin, banyak.  Hal ini tentunya, harus menjadi perhatian bagi seluruh pengendara kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang melintasi jalan raya pamanukan.

Kerusakan infrastruktur jalan Raya Pamanukan yang merupakan jalur utama pantura, dengan tingkat kerusakannya cukup lumayan parah. Untuk itu, dihimbau bagi pengendara harus ekstra hati-hati, selain banyak lobang dan jalan bergelombang, juga minimnya penerangan jalan.

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Jabar Hj.Iis Turniasih, melihat kondisi jalan raya Pamanukan-Subang pasca banjir bandang, Komisi IV DPRD Jabar sudah berkoordinasi dan minta Dinas Bima Marga dan Panataan Ruang (DBMPR) Jabar, untuk segera melkukan perbaikan. Hal ini demi menjaga agar jangan sampai terjadi kecelakaan.

Namun, berhubung anggaran minim dan sangat terbatas, sehingga tidak mungkin dilakukan perbaikan dengan oeverly/ pelapisan ulang. Paling juga hanya dilakukan bersifat tambal sulam (pemeliharaan), kata Anggota Komisi IV DPRD Jabar Hj.Iis Turniasih saat dihubungi melalui telepon selulernya,  Sabtu (20/02-2021).

Kondisi jalan Raya Pamanukan-Subang pasca banjir bandang ( foto:istimewa).

Dikatakan, panjang ruas jalan Pamanukan-Subang ada sepanjang 32 KM, namun, hanya mendapatkan alokasi anggaran di tahun 2021 ini hanya sebesar 3 miliar.  Jadi sangat tidak memungkinkan dilakukan overly/ pelapisan ulang. Paling juga hanya digunakan untuk pemeliharaan saja.

“Jadi masyarakat jangan banyak berharap, jalan raya Pamanukan Subang dapat menikmati jalan yang mulus pasca banjir bandang melanda wilayah Pamanukan”, ujar politisi perempuan PDIP Jabar ini.

Namun, demikian, kita dari Komisi IV DPRD Jabar,  akan terus mendorong Pemprov Jabar melalui Dinas BMPR Jabar untuk dapat melakukan perbaikan infrastruktur jalan provinsi yang rusakan akibat banjir bandang, baik itu di wilayah Subang,  Karawang maupun di daerah lainnya.

Kita berharap, semoga bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor selama musim hujan ini, tidak berdampak besar terhadap infrastruktur / kemantapan jalan provinsi, tandasnya. (adikarya/husein).