Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Apa Harapan Wakil Wali Kota Bandung Kepada Pengurus Baru APEKSI ?..

Jumat, 12 Februari 2021 | 10:56 WIB Last Updated 2021-02-12T03:56:40Z
Klik

Wakil Wali kota Bandung Yana Mulyana (foto:humas).
BANDUNG, Faktabandungraya,com,--- Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) VI di Jakarta sudah berakhir dan telah terbentuk kepengurusan baru APEKSI.

Wakil Wali kota Bandung Yana Mulyana, kepengurusan Apeksi yang baru dapat terus menyuarakan aspirasi anggotanya. Salah satunya terkait regulasi yang terkait pelaksanaan pemerintahan kota. Hal ini kerana masih banyak regulasi yang dibuat oleh pemerintah pusat kurang menguntungkan bagi pemerintah kota.

Harapan ini disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, usai menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Apeksi VI di Jakarta, Kamis (11/02-2021).

Dikatakan Yana, salah satu regulasi / peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat itu adalah ada pemotongan dana kelurahan.

Oleh karenanya, ia berharap kepengurusan baru hasil Munas dapat terus menyuarakan aspirasi 98 Pemkot seluruh Indonesia kepada Pemerintah Pusat untuk membuat regulasi regulasi baru yang tentunya menguntungkan bagi pemerintah di level kota.

“Saya ucapkan selamat kepada Bapak Bima Arya yang terpilih sebagai ketum periode yang baru bersama pengurusnya,” katanya.

Vaksinasi

Pada acara tersebut, Presiden RI, Joko Widodo yang hadir secara virtual memberikan empat urgensi kepada pemerintah kota di Indonesia untuk segera diselesaikan, yakni memperbaiki manajemen pengelolaan penyebaran virus Covid-19 dengan disiplin 3M, mempercepat proses vaksinasi, memperbanyak program padat karya, dan memperbanyak bantuan sosial kepada masyarakat.

Menanggapi arahan tersebut, wakil wali kota menyebutkan bahwa terkait penanganan pandemi Covid-19 di Kota Bandung sudah cukup baik.

“Untuk proses vaksin, memang arahan Presiden meminta setiap Pemkot untuk proaktif. Tapi untuk Bandung, Alhamdulillah lancar sudah sekitar 97 persen capaian dosis pertama tahap I dan kita sedang berjalan untuk dosis 2 dan pendataan tahap II,” ujarnya.

 

 

(hms/red)

 

 

×
Berita Terbaru Update