Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Kehadiran Satgas Citarum Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Bagi Warga Pasawahan


BANDUNG, faktabandungraya.com,--- Sinergitas dan kerjasama antara Satgas Citarum Sektor 21-6 Citepus dan masyarakat di wilayah RW 11 Kelurahan Pasawahan tetap solid dalam mendukung revitalisasi dan penanggulangan pencemaran di aliran sungai Citepus.


Hampir genap 3 tahun satgas citarum Sektor 21-6 berada di tengah masyarakat desa Cangkuang wetan (RW 7 dan 8) dan warga Kelurahan Pasawahan (RW 11 dan 15) yang tinggal di sekitar bantaran Citepus.

Sesuai instruksi Dansektor 21 Kol Arm Nursamsudin kepada jajaran anggota Satgas Sektor 21 di 18 Subsektor yang tersebar di Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Sumedang. Untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi bersama warga dan perangkat kewilayahan dalam menangani permasalahan lingkungan, khususnya kelestarian sungai.

Untuk di wilayah Sektor 21-6 Citepus, satgas dan perangkat wilayah sudah terjalin komunikasi dan kolaborasi bersama dalam menangani permasalahan pencemaran sungai. Sejak tahun 2018, satgas selalu mensosialisasikan program citarum kepada warga agar meningkatkan kesadaran lingkungan di tiap lingkungan masing-masing. Dimulai dari lingkungan rumah tangga serta pengelolaan sampah di wilayah RT hingga tingkat RW.

Hingga pada tahun 2019, satgas citarum bersama BBWS melakukan pengerukan sedimentasi di sungai Citepus. Kesadaran warga terhadap lingkungan semakin meningkat. Salahsatu peningkatan kesadaran lingkungan, mayoritas warga sekitar bantaran tak lagi terlihat membuang sampah ke sungai.

Ungkapan itu dikatakan Ketua RW 11 Kelurahan Pasawahan, Uman Rusmana saat ditemui pada Kamis pagi (04/03/2021). Dalam menangani limbah rumah tangga (sampah), kata Uman, pihaknya mengelola dengan memiliki petugas pangangkut sampah di tiap RT.

"Petugas mengambil sampah dua hari sekali ke rumah rumah warga. Sampah kemudian dikumpulkan di tempat pembakaran sampah yang ada di wilayah RW 11," ungkapnya.

Wilayah RW 11, terdapat 4 RT (1,2,3, dan 4) yang berada di wilayah DAS Citepus. Dengan keberadaan satgas, dirinya mengungkapkan banyak manfaat yang dirasakan warga, khususnya di wilayah RW 11.

"Setelah dilakukan pengerukan tahun 2019 lalu, sekarang warga sudah tidak kebanjiran lagi (akibat luapan sungai citepus ketika musim penghujan)," ucapnya.

"Warga sekitaran bantaran juga, khususnya di RW 11 tidak ada lagi yang buang sampah langsung ke sungai," imbuhnya.

Sementara, Sertu Mustofa Satgas Sektor 21-6 Citepus berkomitmen akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi kepada warga dan perangkat wilayah guna mendukung penanganan persoalan lingkungan dan meningkatkan kerjasama dalam menjaga kelestarian sungai sesuai perintah Dansektor 21 Kol Arm Nursamsudin.

Hal lain yang menunjukan soliditas sinergi antara warga dan satgas, warga kampung Bojongsereuh RW 07 Desa Cangkuang wetan yang berdekatan dengan bantaran sungai membongkar sebagian rumahnya, untuk digunakan sebagai akses pembangunan jalan inspeksi bantaran sungai. (Cuy)

Posting Komentar

0 Komentar