Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Usai Diresmikan, Gubernur Jabar Serahkan Fly Over Jalan Laswi dan Jalan Jakarta ke Pemkot Bandung

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menandatangani prasasti fly over Jalan Laswi dan Jalan Jakarta
 (foto:husein) 
BANDUNG, Faktabandungraya.com,---  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi  Kapolda Jabar  Irjen Pol Achmad Dofiri dan Walikota Bandung Oded M Danial meresmikan  Jembatan Fly Over Jalan Laswi dan Jalan Jakarta, Bandung,  Kamis (22/04-2021).

Pembangunan kedua jambatan fly over tersebut dibawah  pengawasan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III – Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat (Jabar), sebenarnya sudah dioperasionalkan dan diperguanakan masyarakat sejak Desember 2020 lalu. Namun, baru hari ini, secara resmi di resmikan oleh Gubernur Jabar .

Peresmian fly over Jalan Laswi - Pelajar Pejuang 45 dan Jakarta- Supratman dilakukan Gubernur Jabar dengan menekan sirine dan menandatangani prasasti kedua fly over di  atas Jembatan Fly Over Jalan Laswi.

Dengan diresmikannya, fly over Laswi dan Jakarta maka secara resmi pula, kita menyerahkan secara resmi dua fasilitas kepada Wali Kota Bandung.  Dengan telah diserahkannya kedua fly over ini, sebagai bukti bahwa kita telah menerealisasikan aspirasi dari Kota Bandung dalam mengatasi tingkat kemacetan di kota Bandung.

Gubernur juga mengatakan, seiring waktu tidak bisa dihindari, dengan jumlah manusia di Kota Bandung yang semakin banyak, lalu lintas makin padat, maka pembangunan jalan layang itu harus diteruskan untuk membantu kepolisian mengurangi beban kemacetan.

“Saya titip ke Pak Koswara (Kadis Bina Marga-red), kalau membangun seperti ini (fly over-red) gak boleh dua tahun ya. Kita harus pakai kecepatan satu tahun satu proyek. Jadi proses perencanaan, pelelangan, dan lain-lain harus didesain dengan lebih baik. Itu pesan saya, sehingga jumlah (fly over-red) yang dibangun bisa lebih banyak ya,” pesan Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BM-PR) Ir A Koswara MP dalam sambutannya mengatakan, pada tahun 2021 ini, kedua fly over tersebut akan dilakukan pekerjaan beutifikasi sehingga dapat memberikan nilai estetika bagi Kota Bandung, tentunya dengan nilai estetika yang selaras dengan ciri khas Jabar.

“Pembangunan infrastruktur fly over ini merupakan salah satu upaya pembangunan strategis yang dipersembahkan Pemprov Jawa Barat untuk masyarakat dan untuk mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi daerah,” kata Koswara.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Kapolda Jabar A. Dofiri  dan
Walikota Bandung Oded M Danial memperlihatkan prasasti Fly over jalan Laswi-Pelajarpejuang 45
 (foto:husein).

Untuk itu, Dinas BMPR Jabar  telah berhasil menyelesaikan pembangunan fly over Laswi dan Jakarta, yang dibangun dalam dua tahap dan dalam dua tahun anggaran. Tahap I /2019 untuk pembangunan bawah dan Tahap II/2020 untuk pembangunan atas.

Tujuan pembangunan dua fly over ini adalah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di Kota Bandung ini.  Dan juga untuk meningkiatkan aksesbilitas wilayah.

Fly over jalan Jakarta memiliki bentang selebar 40,8 meter dengan panjang secara keseluruahn 480 meter dengan nilai anggaran mencapai  34 miliar.  Sedangkan fly over jalan Laswi  memiliki  panjang bentang jembatan 35,8 meter dan panjang keseluruhan 480 meter dengan biaya sebesar RP. 29 miliar.

Dengan telah beropresionalnya jembatan fly over diharapkan tingkat arus transportasi semakin lancar dan ekonomi makin maju.

Ditempat yang  yang sama, Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III Ruhiyat  mengatakan, bentuk biutifikasi fly over masih dalam proses perancangan. “Bentuknya belum, sedang proses, mungkin sejenis FO Pelangi,” katanya.

Ruhiyat mengatakan, UPTD PJJ WP III  Bandung selaku yang diberikan tanggungjawab atas pembangunan fly over Laswi dan Jakarta, merasa bersyukur akhirnya dapat selesai dan bermanfaat bagi masyarakat kota Bandung.


Pembangunan ke dua fly over ini, ada sedikit hambatan karena terdampak pandemi covid-19, maka kita atasi dengan metode rekayasa dalam pelaksanaannya

“Kita melakukan metode rekayasa pelaksanaan, alat ditambah, tenaga ditambah, waktunya dilakukan penyesuaian, naik jam kerjanya. Pada akhirnya, penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan tepat waktu, bahkan lebih cepat,” jelas Ruhiyat.

Pembangunan kedua fly over ini bisa selesai tepat waktu tidak terlepas dari kerja keras pihak kontraktor.  Pembangunan Fly Over Jalan Jakarta ini dikerjakan oleh kontraktor PT Amber Hasya.  Sedangkan Pembangunan Fly Over Jalan Laswi dikerjakan oleh kontraktor PT Sarana Seja Ibadah KSO PT Gurky Putera Mandiri. (husein).