Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Komisi I DPRD Jabar : Pengelolaan WiFi Publik Yogyakarta Dapat Ditiru Jabar

Selasa, 08 Juni 2021 | 22:03 WIB Last Updated 2021-06-08T15:03:02Z
Klik

Sekretaris Komisi I DPRD Jabar Sadar Muslihat saat berdialog dengan Diskominfo D.I.Yogyakarta
 (foto:humas).
 
YOGYAKARTA, Faktabandungraya.com,--- Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi pengelolaan Wireless Fidelity (Wifi-red) publik yang diterapkan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Menurut Sekretaris  Komisi I DPRD Jabar Sadar Muslihat, pemerintah provinsi Yogyakarta telah menempatkan beberapa sport Wifi public tempat-tempat yang menjadi objek wisata, sehingga masyarakat yang berkunjung ke objek wisata dapat mengakses dengan mudah berbagai informasi dan program tentang provinsi D.I.Yogyakarta.   Bahkan, masyarakat juga dengan mudah mengetahui sentra-sentra UMKM.

Disebarnya Wifi gratis untuk masyarakat tersebut, tentunya dapat  ditiru dan diterapkan oleh pemerintah provinsi Jabar, kata Sekretaris Komisi I DPRD Jabar Sadar Muslihat, dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Jabar di Kantor Diskominfo DIY, Selasa (8/6/2021).

Selain itu menurut Sadar, terdapat perbandingan bidang pemanfaatan teknologi dan informasi Provinsi Jawa Barat dengan DIY secara apple to apple tidak bisa disamaratakan. Hal itu ditinjau dari segi kondisi geografis, jumlah kabupaten kota, dengan jumlah wilayah 5 kabupaten/kota, sedangkan Jabar memiliki 27 kabupaten/kota.

"Tetapi kita juga ingin hal yang sama yang bisa dilakukan dan diterapkan di Jabar yaitu titik-titik WiFi gratis," ujar Sadar.

Rombongan Komisi I DPRD Jabar foto bersama dengan pejabat Diskominfo D.I.Yogyakarta
 (foto:humas). 

"Karena tadi yang disampaikan oleh teman-teman Kominfo DIY belajar beberapa hal dari Jabar. Tetapi ketika diterapkan DIY sedikit lebih baik karena kondisi masyarakat dan geografis yang lebih mendukung termasuk kampung siber," tambahnya.

Sementara itu Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sidkon Djampi menekankan, terkait spot WiFi gratis yang belum menonjol di ruang publik di Jawa Barat.

"Misalnya area yang berbasis alam Taman Sribaduga Kabupaten Purwakarta, areanya luas tetapi wifinya hanya satu titik itupun sinyalnya lemah, kemanfaatanya sedang menurun. Bagaimana masyarakat dapat mengakses informasi program Jabar, tentu dalam hal ini kita harus belajar ke Diskominfo Jogja," kata Sidkon.(hms/sein).

 

×
Berita Terbaru Update