Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

DPRD Jabar Minta Dinkes Prioritaskan Warga Desa di Vaksinasi

Anggota DPRD Jabar M.Sidkon Djampi  saat meninjau Posko PPKM di desa Cangkingan Indramayu (foto:humas).

INDRAMAYU, Faktabandungraya.com,--- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengaparesiasi upaya pemerintah Provinsi dan Kabuapten/kota dalam menekan angka penyebaran covid-19, salah satunya dengan semakin masifnya kegiatan vaksinasi. Namun, ternyata masih cukup banyak warga desa belum di vaksin, salah satunya Warga Desa Cangkingan.

Anggota DPRD Jabar M.Sidkon Djampi  mengatakan, kegiatan vaksinasi di Jabar sudah semakin massif, namun, dilapangan ternyata belum merata terutama didaerah pedesaan.  Untuk itu, kita (DPRDJabar-red) meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jabar dan Kab/kota untuk dapat memprioritaskan warga desa untuk dilakukan vaksinasi.

“DPRD Jabar akan mendorong pihak Dinkes untuk dapat memprioritaskan warga desa agar divaksin”, ujar Sidkon dari Dapil Kab/kota Cirebon-Kan Indramayu ini,  di Kabupaten Indramayu. Rabu, (7/6/2021).

Sidkon mencontohkan, apa yang dialami di Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, di Desa itu sekarang hanya mampu memberikan vaksin kepada warganya sejumlah 150 orang dari 8000 penduduk didesa tersebut.

Ia juga mengatakan, kesigapan pemerintah desa terhadap penanganan Covid-19, mulai dari penelusuran warga yang terpapar, pendampingan, hingga pelayanan masyarakat harus dilakukan bersama satgas setempat.

"Inilah yang seharusnya dilakukan dalam satuan tingkat desa, cekatan dalam mendukung pemerintah untuk menanggulangi masalah Covid-19 ini," ujar Sidkon

Selain itu, kata Sidkon, prioritas saat ini adalah pemerataan vaksinasi masal. Sebab, setidaknya vaksinasi tersebut dapat menekan penyebaran Covid-19. Sehingga diharapkan penanganan pandemi dapat segera teratasi.

"Kita harus bersama-sama mencarikan solusi untuk mempercepat penanganan Covid ini demi mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin," tutupnya. (hms/sein).

Posting Komentar

0 Komentar