Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

IKWI Jabar Gelar Pelatihan Pembawa Acara Bagi Anggota IKWI se- Jabar

Para peserta pelatihan public speaking  berasal dari anggota IKWI PWi se Jabar ( foto: pwi)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Guna meningkatkan skil di bidang Public Speaking, IKWI Jabar menggelar pelatihan pembawa acara bagi anggota Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) se Provinsi Jawa Barat, di Ballroom PWI Jabar, Jalan Wartawan Bandung, Kamis (16/09/2021).

Sekretaris PWI jabar Tantan Sulthon Bukhawan mengungkapkan, Public Speaking 2021 diikuti 31 peserta dari  IKWI Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cianjur Sukabumi dan Garut.

"Pelatihan ini sangat  penting, karena setiap acara selalu ada pembawa acara. Selama ini kita selalu kerepotan mencari MC, harus  dari  luar, karena itu kegiatan hari ini sangat memginpirasi untuk PWI Jabar dan akan menjadi agenda tetap," jelas Tantan saat membuka Pelatihan Public Speaking 2021. 

Sementara, Ketua IKWI Jabar Hj.Yani Roosdiana mengatakan, pelatihan yang diikuti para anggota IKWI Kota Kabupaten se Jawa Barat, mengambil tema, Menggali potensi dan Meningkatkan Daya Anggota IKWI Kota dan Kabupaten se Jawa Barat.

"Ini kita lakukan agar lebih percaya percaya diri dalam berkomunikasi  di depan umum, karena dilatih orang yang berpengalaman," paparnya singkat.

Sebanyak 31 anggota IKWi PWI se jabar mengikuti  pelatihan public speaking ( foto:pwi)

Beberapa narasumber seperti Fredericko  Sinatria, membawakan materi tentang pembawa acara, dan Amelia Haidar Putri tentang Tips dan Trick.

Fredericko mejelaskan, Public speaking yaitu berkomunikasi untuk menyampaikan informasi di depan halayak, sifatnya harus ada beberapa hal ini. 

"Misalnya harus menghibur, mengajak dan mempengaruhi halayak," ujarnya. 

Sedangkan untuk menjadi pembawa acara yang baik, harus memperbanyak latihan, olah vokal seperti kontrol suara, atur pernafasan dan ekspresi suara.

"Persiapannya adalah tidur cukup, tenangkĂ n pikiran dan kenali Audience," pungkasnya. 

Para peserta yang berjumlah 31, antusias mengikuti pelatihan hingga akhir. (rls/red).