Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Reaksi Cepat Pangdam III/Slw Tanggapi Keluhan Warga Cileunyi Bandung Kesulitan Mendapat Vaksinasi

Kamis, 02 September 2021 | 16:33 WIB Last Updated 2021-09-02T09:33:32Z
Klik

Warga Cileunyi Bandung sedang di data sebelum di vaksinasi ( foto:pendam)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Pangdam III/Siliwang Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si, bergerak cepat dalam mensukseskan program Pemerintah Pusat tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinsasi Covid-19, salah satunya vaksinasi yang di dilaksanakan di Aula Desa Cileunyi Kulon Jalan Cika No. 25 Cileunyi Bandung, digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi, Selasa (31/8/2021).

Pangdam III/Siliwangi langsung memerintahkan Kakesdam III/Slw untuk mendatangkan Nakes dari Kesdam III/Slw dan dibantu dari Nakes Yonif 330/Kostrad untuk melakukan vaksinasi, hal itu dilakukan Pangdam setelah membaca tentang keluhan salah seorang warga masyarakat a.n. Alipia Suci Prawita (20) yang kesulitan mendapatkan vaksin kedua dan mendapatkan penolakan di Puskesmas dan RS setempat.

Satu diantara warga Kp. Cikalang Kaler RT. 04/08 Desa Cileunyi Kulon Alipia Suci Prawita (20) dalam pengakuannya, Alipia, bahwa dirinya telah berusaha untuk ikut vaksinasi kedua di Rumah Sakit, dan Puskesmas namun sempat penolakan baik dari pihak rumah sakit maupun pihak Puskesmas, tutur Alipia.

salah seorang perempuan warga Cileunyi Bandung, sedang diceck kesehatan sebelum di vaksin
 (foto:pendam)

Akhirnya Ia merasa lega setelah Kodam III/Slw mengirimkan tenaga kesehatan ke Desa Cileunyi Kulon, untuk melaksanakan vaksinasi bersama warga lainnya sebanyak 200 orang.

“Saya Alipia, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Bapak Joko Widodo dan Bapak Pangdam III/Siliwangi, hari ini saya sudah di vaksin kedua, hatur nuhun Bapak Presiden,” ujar Alipia dengan kental menggunakan Bahasa Sundanya.

Selain diselenggarakannya vaksinasi, pada kesempatan tersebut Pangdam III/Slw melalui Komandan Korem 062/TN Kolonel Inf Muchidin juga menyerahkan paket sembako kepada warga yang kurang mampu dan terkena dampak ekonomi akibat pandemi covid -19. (Pendam/red).

×
Berita Terbaru Update