Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

dr.Etik Juheti Siswarini : Jangan Terlena Tetap Patuhi 5 M dan Segera Vaksinasi

dr.Etik Juheti Siswarini dari Puskesmas Bojongsoang Kab.Bandung (foto:istimewa).
Kab.BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- dr.Etik Juheti Siswarini menghimbau masyarakat untuk tidak terlena walaupun kasus Covid-19 di seluruh Jawa Barat  terus menurun. Kita harus tetap disiplin dan mematuhi 5 M karena pandemi belum berakhir. 

Himbauan ini disampaikan dr.Etik Juheti Siswarini dari Puskesmas Bojongsoang Kabupaten Bandung, saat menggelar vaksinasi di Desa Buah Batu Kabupaten Bandung.

“ Hingga minggu kedua bulan November  masih ada masyarakat yang datang ke Puskesmas Bojongsoang, setelah dicek ternyata ditemukan 2-3 orang warga yang terpapar covid-19, baik bergejala maupun tanpa gejala”, kata dr.Etik kepada wartawan disela kegiatan vaksinasi di desa Buah Batu Kab. Bandung, Sabtu (20/11/2021).  

Bagi warga yang kita periksa ternyata hasilnya positif, langsung kita lakukan tracing, keluarganya kita periksa serta kami pun tetap memakai alat pelindung diri (APD) lengkap," kata dr. Etik. 

Sekarang ini, katanya, data di Puskesmas Bojongsoang tidak lagi ada yang terpapar Covid-19. Sebab saat ini warga berobat ke Puskesmas bukan lagi mereka yang terpapar, dan hasil pemeriksaan negatif. Mereka hanya sakit batuk-pilek. "Yang jelas kita jangan terlena, tetap patuhi 5 M dan segera vaksinasi bagi yang belum. 

Adapun terkait menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, dr. Etik mengatakan, bahwa pemerintah pusat sudah menetapkan secara Nasional diterapkan PPKM Level-3. 

“Kebijakan Pemerintah pusat yang telah menetapkan PPKM Level-3 secara nasional ini, menurut saya sudah sangat tepat. Hal ini sebagai upaya antisipasi menekan penyebaran covid-19 dan memutus mata rantai covid-19”, ujar dr.Etik.

Ia menambahkan, dalam mengatasi pandemi ini, kita tidak bisa sendiri, harus bekerjasama dengan semua pihak, Puskesmas, Kecamatan, TNI-Polri dan masyarakat pun harus memiliki kesadaran untuk selalu melaksanakan prokes dan vaksinasi. 

Untuk vaksinasi, dr.Etik menghimbau dan mengajak masyarakat yag belum di vaksin harus secepatnya untuk di vaksinasi.  

Vaksinasi sangat penting bagi masyarakat dalam meningkatkan imun dan juga herd immunity. “Ayo, segera vaksin, ajaknya. 

Sementara ditempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Buahbatu Kab. Bandung, Asep Sobari mengatakan, kegiatan vaksinasi kali ini merupakan  tahap II dengan menargetkan 600 warga , dengan menggunakan vaksin Astra Zaneca.

Masyarakat cukup antusias mengikuti vaksinasi di desa buah Batu Kec Bojongsoang- Kab.Bandung
( foto;istimewa).

‘Alhamdulillah, kegiatan vaksinasi  yang digelar di RW 06 Komplek Griya Bandung Indah (GBI) Desa Buahbatu Kec. Bojongsoang Kab.Bandung kali ini, animo masyarakat sangat luar biasa. 

Kegiatan vaksinasi kali ini di dukung oleh anggota DPRD Kabupaten pak Praniko Imam Sagita dari Fraksi Gerindra yang sangat perhatian terhadap kesehatan warganya karena menginisiasi vaksinasi tahap I dan II," ujar Asep Sobari.

Kades Asep Sobari menjelaskan, kondisi pandemi Covid-19 di desanya sejak September sudah menurun. Bahkan untuk bulan November sudah lenyap.

Namun, beberapa hari lalu ada seorang yang isoman warga dari Kota Bandung yang membeli dan memiliki rumah di desa ini. Sekarang sudah negatif lagi dan sudah dinyatakan sembuh, ujarnya. 

Kades menyebutkan, Desa Buahbatu memiliki 13 RW, sesuai aturan dari pusat, pihaknya tetap membina warganya untuk mematuhi protokol kesehatan dan jangan berkerumun juga menjaga diri. 

"Kami selalu melakukan koordinasi dan melakukan sosialisasi perlunya warga mematuhi prokes dan tetap melaksanakan 5 M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan memelihara kesehatan, tandasnya.(ceu'el/sein).