Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Peran Penting Kelompok Milenial Dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional

Minggu, 20 Februari 2022 | 21:48 WIB Last Updated 2022-02-22T15:04:53Z
Klik

Foto ilustasri  kaum milenial mendukung sektor pariwisata (foto:ist) 

 

BANDUNG, Faktabanduangraya.com,--Kelompok milenial disebut memiliki peranan penting dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN). Potensi ini terlihat dari jumlah populasi kelompok tersebut di Indonesia sekaligus kemampuan milenial dalam pemanfaatan teknologi.


Saat ini kelompok milenial ada sekitar 27 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sekitar 75 persennya  sudah berperan aktif dalam sector perekonomian Indonesia bahkan ada yng sudah tahap matang.


Keberadaan kelompok Milenial dan Genetasi Z , menurut CEO & Chief Editor Wartaekonomi.co.id Muhamad Ihsan dalam di webinar “Sosialisasi Peran Milenial dalam Mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)” yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi, beberapa waktu lalu.


“Jumlah milenial itu sekarang sekitar 27%. Ada juga ada generasi Z, kalau digabungkan dengan milenial ada 54%. Walaupun gen Z masih muda, tapi sudah mulai berperan dalam perekonomian kita. 


Sementara milenial sekarang sudah tahap matang. Kedua generasi ini sekarang menjadi mayoritas dari penduduk Indonesia sehingga diharapkan menjadi pendorong perkembangan perekonomian kita,” ujar Ihsan.


Menurut  Anggota Komisi II DPRD Jabar,  H.Syamsul Bachri, SH, M.Hum, apa yang disampaikan oleh kang Ihsan tersebut, saya sependapat.


Ia menilai generasi milenial menjadi kunci performa bangsa Indonesia di masa depan dalam menghadapi persaingan global sekaligus mendorong pertumbuhan produktivitas yang berdampak pada penguatan perekonomian Indonesia.


Sebagaimana kita ketahui, bahwa kelompok generasi milenial memiliki sifat kreatif dan inovatif yang didukung oleh kemampuan melek digital atau digital savy. Poin inilah yang membuat milenial dapat menjadi penggerak dalam pemulihan ekonomi nasional.


“Jadi, harapan kita milenial menopang UMKM go digital dalam migrasi operasional ke hybrid offline to online, menopang isu konektivitas, infrastruktur, privasi data, dan keamanan siber.


Selain itu, Milenial juga dapat menciptakan lapangan kerja berbasis ekonomi kreatif yang memiliki daya saing baik secara nasional dan global,” ujar  Syamsul yang mantan Ketua Komisi V yang membidangi Kesra (Diantaranya :pendidikan dan Ketenaga kerjaan dan Pemuda) ini.


Syamsul menambahkan bahwa milenial memiliki kemampuan beradaptasi yang efektif sehingga dapat bekerja secara cepat dan pintar.


“Mereka juga menyukai hal-hal yang simpel dan transaksi finansial non-cash. Milenial juga cenderung tidak mementingkan kepemilikan, yang terpenting adalah mengakses segalanya. Mereka juga senang travel,” paparnya.


Sebagai bentuk dukungan atas peran milenial terhadap pemulihan ekonomi nasional, Komisi II minta kepada mitra kerja, agar dalam menyusun dan melaksanakan program melibatkan kaum milenial.  Makanya, kita dukung  program petani milenial, Pengusaha milenial (UMKM), dan masih ada lainnya. 


Intinya Komisi II DPRD Jabar akan terus mendorong dan memberi support agar para milenial ini terus maju dan berkembang  dalam berusaha menjalankan bisnisnya yang tentunya akan berdampak terhadap pemulihan ekonomi masyarakat, tandsnya. (adip/husein).

×
Berita Terbaru Update