Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kembali Meningkat, Syamsul Minta Masyarakat Patuhi Prokes Dan Tetap Waspada

Selasa, 22 Februari 2022 | 13:41 WIB Last Updated 2022-06-22T15:42:09Z
Klik

Anggota DPRD Jabar H.Syamsul Bachri, SH, MBA dari Fraksi PDIP (foto:istimewa)
 
 

BANDUNG, Faktabandungraya.com,--   Dalam dua bulan terakhir ini, kasus covid-19 dengan varian baru Omicron terus mengalami pningkatan kasusnya. Bahkan memasuki minggu ke tiga Februari 2022,  Jabar tertinggi di Indonesia.

Menurut  Legislatif Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H.Syamsul Bachri, SH, MBA  bahwa meningkatnya kasus covid-19 dengan varian Omicron,  tidak terlepas  mulai turunnya tingkat disiplin masyrakat terhadap penerapan disiplin protokol kesehatan.

Kita cukup sering melihat masyarakat yang mulai abai dalam prokes, sudah banyak yang tidak memakai masker, padahal dengan mencuci tangan pakai sabun dan memekai masker serta menjaga jarak mrupakan langkah yang cukup efektif , bagi siapun dalam menangkal covid-19.

Dimanapun kita berada kita hasus patuhi dan disiplin prokes serta tetap waspada,  ujar Syamsul dari daerah pemilihan Kabupaten/kota Cirebon dan Kab. Indramayu, ujar Syamsul  kepada faktabandungraya, Senin (21/02/2022).

Syamsul mengatakan bahwa berdasarkan  informasi yang diterimanya,  kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Barat semakin meningkat, bahkan tertinggi di Indonesia.

Oleh karena itu, Syamsul  meminta satgas di perusahaan-perusahaan memperketat penerapan protokol kesehatan seiring meningkatnya kasus Covid-19.

“Kasus naiknya Covid-19 cukup tajam, oleh karenanya kami minta lebih diperketat kembali pengawasan protokol kesehatan baik kepada masyarakat maupun perusahaan-perusahaan di Cirebon-Indramayu ,” kata Syamsul kepada Faktabandungraya.om, Senin (21/02/2022).

Ia mengkhawatirkan jika kasus Covid-19 ini sudah masuk klaster industri, karena seperti kasus sebelumnya, industri di pantura termasuk penyumbang angka yang cukup terbesar.

“Kasus kluster Industri memang sangat kita khawatirkan, oleh karenanya kita harus bisa berkaca dari kasus-kasus sebelumnya,” imbuhnya.

Meski demikian, Syamsul berharap tidak ada aturan pemerintah yang memberatkan kepada pihak perusahaan yang akan berdampak pada perekonomian masyarakat.

Penanganan kasus Covid-19 ini menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun industri dan yang terpenting adalah masyarakatnya.  

“Saya berharap tidak ada lagi hal hal yang seperti dulu terjadi. Karena ini demi kelancaran perekonomian. Karena kalau ekonominya rusak semuanya juga akan repot. Pertimbangannya adalah manusia juga penting, kesehatan penting, ekonomi juga penting,” ujar politisi PDIP Jabar ini.

Syamsul juga menghimbau dan mengajak masyarakat Jabar dan khusus masyarakat  Pantura untuk segera divaksin. Vaksinasi itu sangat mendukung untuk kekuatan imun bagi masyarakat dan kekebalan tubuh  (Herd Immunity).

Berdasarkan data dari  Pemprov Jabar ternyata, wilayah pantura  (Cirebon, Indramayu ) masih sangat minim yang sudah di vaksin. Untuk itu, DPRD Jabar mendorong Pemprov Jabar dan Kabupaten Indramayu  untuk  terus meningkatkan kegiatan percepatan vaksinasi, terutama di wilayah Kab.Indramayu.  tandasnya (Adip/husein).

 

×
Berita Terbaru Update