Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Banyak Masyarakat Tidak Paham Program ASO, Harus Siap Beralih ke TV Digital

Kamis, 07 April 2022 | 22:25 WIB Last Updated 2022-04-07T15:25:51Z
Klik

 

Anggota Komisi I DPRD Jabar Rafael Situmorang ditemani pejabat Diskominfo Kab Sumedang  di desa digital Kab Sumedang ( foto:humas). 

Kab. SUMEDANG, Faktabandungraya.com,-- Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah mempersiapkan program analog switch off tahap satu di desa digital Kabupaten Sumedang.

Untuk mengetahui kesiapan nya, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Rafael Situmorang langsung meninjau ke Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumedang.

Rafael Situmorang mengatakan jika dirinya hadir untuk mengetahui sejauh apakah alat penunjang yang sudah dipersiapkan serta bagaimana sosialisasi program tersebut kepada masyarakat.

"Sejauh mana persiapan pemerintah dalam mempersiapkan alat-alat penunjang untuk program digital dan sejauh mana aparat desa sudah mensosialisasikan program digital kepada masyakarat jadi jangan sampai nanti sudah pada saatnya masyarakat kaget siaran tv analog mereka mati," katanya di Kabupaten Sumedang, Rabu, (6/4/2022).

Rafael menjelaskan, sosialisasi aparat desa setempat kepada masyarakat dirasa penting mengingat masih banyak masyarakat yang tidak begitu mengetahui mengenai program Program Analog Switch Off (ASO). 

Anggota Komisi I DPRD Jabar Rafael Situmorang dari FPDIP  saat di desa digital
 Kab Sumedang (foto:humas).

"Sosialisai kepada masyarakat juga menurut kami penting sekali, karena masih banyak masyarakat yang kurang tahu dan tidak paham terhadap program analog switch off (ASO)," jelas Rafael.

Dirinya juga meminta pemerintah setempat agar mendata dengan baik masyarakat yang akan difasilitasi alat penunjang gratis untuk program analog ke digital tersebut, agar nantinya masyarakat dapat menikmati siaran tv digital ketika program tersebut sudah dapat diakses.

"Bagi program pemerintah yang akan memberikan alat penunjang gratis untuk beralih dari program analog ke digital kami berharap agar semua masyarakat terdata dengan baik, jangan sampai nanti sudah pada waktunya akses tv analog mati masyarakat belum bisa menikmati yang alhasil masyarakat akan kaget dan kehilangan informasi," tandasnya.(hms/sein).

×
Berita Terbaru Update