Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bekangdam III/Slw Gercep Bantu Korban Longsor Cisarua, Siapkan Dapur Umum hingga 1.100 Porsi per Hari

Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:30 WIB Last Updated 2026-01-31T12:31:51Z
Klik
Kepala Bekangdam III/Siliwangi, Kolonel Cba Faryan Noversyah P.P.Y., S.Sos., CHMRP. dan jajaran bersama Ketua Pokja PWI Kota BAndung Zaenal Ihsan


BANDUNG, Faktabandungraya,--- Menindaklanjuti perintah langsung Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, jajaran Bekangdam III/Siliwangi bergerak cepat membantu masyarakat terdampak bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bekangdam III/Siliwangi, Kolonel Cba Faryan Noversyah P.P.Y., S.Sos., CHMRP., saat menjadi narasumber dalam Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Jumat (30/1/2026).

Dengan mengusung motto “Kami Bekerja Dengan Total, Fokus, Tuntas”, Bekangdam III/Siliwangi segera menyiapkan dukungan logistik dan kebutuhan hidup dasar bagi para pengungsi serta personel tim penyelamat di lokasi bencana.

Menurut Faryan, sejak awal satuannya telah mengantisipasi kemungkinan keterbatasan akses logistik di lapangan. “Kami membawa bekal dari home base untuk kebutuhan 3 sampai 5 hari pertama, karena khawatir akan sulit mencari bahan di lokasi bencana,” ujarnya.

Gelar Posko, Dapur Umum, dan MCK Darurat

Di lokasi terdampak, Bekangdam III/Siliwangi menggelar berbagai fasilitas darurat, mulai dari markas atau posko lapangan sebagai pusat komando dan tempat tinggal sementara, dapur umum lapangan, hingga fasilitas MCK untuk menjaga kebersihan dan kesehatan pengungsi.

Salah satu fokus utama adalah pengoperasian dapur umum lapangan. Dengan kekuatan 50 personel, dapur umum tersebut mampu memproduksi hingga 500 porsi makanan dalam sekali masak, dengan jumlah yang disesuaikan dengan dinamika pengungsi.

“Di hari pertama kami menyiapkan sekitar 300 porsi, hari kedua meningkat menjadi 600 porsi, dan pada hari-hari berikutnya sempat mencapai puncaknya 1.100 porsi per hari,” jelas Faryan.

Ia menambahkan, data jumlah pengungsi diperoleh secara akurat melalui koordinasi intensif dengan Kodim setempat, sehingga distribusi makanan dapat tepat sasaran.

Tim Terlatih, Menu Variatif

Kepala Bekangdam III/Siliwangi, Kol. Cba Faryan Noversyah "Basa Podcast PWI Kota Bandung"


Untuk menunjang produksi dalam skala besar, dapur lapangan diorganisir secara sistematis. Setiap personel memiliki tugas yang jelas, mulai dari pengolahan bahan, memasak, pengemasan, hingga distribusi.

“Personel kami sudah terlatih. Menu apa pun mereka siap masak,” tegas Faryan.

Beberapa menu yang sempat disajikan kepada pengungsi antara lain sapi lada hitam dan ayam rica-rica, dengan bahan baku yang sebagian berasal dari bantuan Dinas Sosial. Meski demikian, tingkat kepedasan tetap disesuaikan dengan kondisi kesehatan para pengungsi.

Cuaca Jadi Tantangan Utama

Faryan mengakui, tantangan terbesar selama operasi kemanusiaan adalah faktor cuaca. Hujan yang hampir turun setiap hari membuat kondisi di lapangan basah dan lembab, sehingga tim harus ekstra menjaga kualitas dan keamanan makanan.

“Cuaca benar-benar menjadi perhatian kami, terutama agar makanan tetap layak dan aman dikonsumsi,” ungkapnya.

Meski telah memasuki hari keenam operasi, Faryan memastikan seluruh kendala dapat diatasi dengan baik berkat koordinasi dan sinergi antarlembaga.

Bekangdam III/Siliwangi, kata dia, merupakan bagian dari unsur Kodam III/Siliwangi yang bekerja bersama Basarnas, pemerintah daerah, serta berbagai organisasi lainnya dalam membuka dapur umum dan menyalurkan bantuan.

“Semuanya saling membantu sesuai peran dan kapasitas masing-masing. Inilah bentuk komitmen TNI dalam penanganan darurat bencana,” pungkas Kolonel Faryan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update