Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dinsos Jabar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Bandung Barat

Selasa, 27 Januari 2026 | 21:29 WIB Last Updated 2026-01-27T14:29:15Z
Klik
Dinsos Jabar salurkan bantuan kepada korban longsor Kabuapaten Bandung Barat



BANDUNG BARAT, Faktabandungraya,--- Di tengah duka dan kecemasan warga terdampak longsor di Kampung Cikuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Sosial hadir membawa bantuan dan harapan.

Pada Sabtu (24/1/2026), Dinas Sosial Jawa Barat menyalurkan bantuan logistik kebencanaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terpaksa mengungsi akibat bencana longsor.

Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup tenda serbaguna dan tenda gulung, kasur, selimut, perlengkapan keluarga, pakaian anak dan dewasa, serta kebutuhan pangan seperti makanan siap saji, makanan anak, dan lauk pauk.

“Bantuan ini kami salurkan untuk memastikan para penyintas tetap mendapatkan kebutuhan dasar yang layak, khususnya di masa-masa sulit setelah bencana,” ujar Noneng.

Total nilai bantuan logistik yang disalurkan mencapai Rp295.499.850 dan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain kebutuhan fisik, Dinas Sosial juga memberikan perhatian pada kondisi psikologis para korban dengan menyalurkan bantuan khusus layanan dukungan psikososial senilai Rp21.873.550.

Saat ini, warga terdampak longsor masih menempati lokasi pengungsian sementara yang terpusat di Kantor Desa Pasirlangu. Di tempat tersebut, para pengungsi berupaya bertahan dan saling menguatkan sembari menunggu kondisi dinyatakan aman.

Noneng menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal. Pemantauan kondisi lapangan akan terus dilakukan secara berkala, disertai koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta unsur terkait lainnya.

“Kami akan terus memastikan kesiapsiagaan dan respons lanjutan tetap berjalan, terutama untuk mengantisipasi potensi bencana susulan,” tegasnya.

Di tengah keterbatasan dan ketidakpastian, kehadiran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi penguat semangat bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka. (*/red).

×
Berita Terbaru Update