Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mitigasi Bencana di KBU, Disdamkarmat Kota Bandung Siaga Penuh Hadapi Potensi Darurat

Sabtu, 31 Januari 2026 | 23:41 WIB Last Updated 2026-01-31T16:41:13Z
Klik

Disdamkarmat Kota Bandung Siapsiaga becana khususnya di kawasan bandung utara (KBU)



BANDUNG, Faktabandungraya,--- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bandung memastikan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di kawasan Bandung Utara (KBU) yang dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi. Kesiapsiagaan ini sejalan dengan arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, terkait penguatan mitigasi bencana di wilayah rawan.


Kepala Disdamkarmat Kota Bandung, Soni Bakhtiar, mengatakan kesiapan personel menjadi kunci utama dalam merespons berbagai situasi darurat. Seluruh pasukan dipastikan selalu dalam kondisi siap diterjunkan kapan pun terjadi bencana, baik banjir, tanah longsor, maupun kejadian darurat lainnya di wilayah Kota Bandung.

“Yang kita tanamkan kepada pasukan adalah kesiapsiagaan. Mereka harus selalu siap ketika terjadi bencana. Jika bencana terjadi di Kota Bandung, seluruh personel dan peralatan harus langsung bisa digerakkan,” ujar Soni, Sabtu (31/1/2026).

Selain kesiapan personel, Disdamkarmat juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung yang disesuaikan dengan potensi bencana di setiap wilayah. Salah satunya adalah penyediaan pompa air bertekanan tinggi yang berfungsi untuk mengatasi genangan banjir sekaligus mendukung penanganan longsor.

Soni menjelaskan, pompa bertekanan tinggi menjadi salah satu peralatan andalan dalam operasi penyelamatan. Selain digunakan untuk penanganan banjir, alat tersebut juga dimanfaatkan dalam proses evakuasi korban yang tertimbun material longsoran.

Petugas Damkarmat siapa hadapi bencana di KBU


“Kalau terjadi longsor, pompa juga digunakan di lapangan. Senjata utama kami memang pompa dengan tekanan tinggi, terutama jika ada korban yang tertimpa longsoran,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada penyelamatan manusia, Disdamkarmat Kota Bandung juga memastikan kesiapan tim rescue dalam mengevakuasi hewan yang terdampak bencana. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pelayanan penyelamatan yang humanis dan menyeluruh kepada masyarakat.

“Tim rescue kami siap siaga, baik untuk evakuasi korban manusia maupun hewan. Prinsipnya, setiap makhluk hidup yang terdampak bencana harus kita upayakan penyelamatannya,” kata Soni.

Terkait pemetaan wilayah rawan bencana, Soni menambahkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung telah melakukan pemetaan titik-titik berisiko. Peta tersebut menjadi acuan bagi Disdamkarmat dalam menyusun strategi kesiapsiagaan dan penempatan personel di lapangan.

“Pemetaan kondisi rawan bencana dilakukan oleh BPBD. Kami sudah menerima peta tersebut sehingga kesiapan pasukan bisa disesuaikan dengan potensi ancaman di masing-masing wilayah,” tuturnya. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update