Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menteri LH Apresiasi Program Gaslah, Bandung Dinilai Sukses Tangani Sampah dari Hulu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 23:53 WIB Last Updated 2026-02-28T16:53:22Z
Klik
Menteri LH Apresiasi program Gaslah Kota Bandung

 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,---  Program Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) yang dijalankan Pemerintah Kota Bandung mendapat apresiasi langsung dari Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi pengolahan sampah berbasis masyarakat, Sabtu (28/2/2026).

Peninjauan dilakukan di RW 19 Kelurahan Antapani Tengah dan RW 05 Kelurahan Dago. Dalam kesempatan tersebut, Hanif menilai pendekatan penanganan sampah dari hulu yang diterapkan Kota Bandung menjadi langkah mendasar dalam menyelesaikan persoalan sampah perkotaan.

“Ini merupakan langkah paling mendasar untuk penanganan sampah. Banyak negara memerlukan waktu 10 sampai 15 tahun untuk melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Ia menegaskan, persoalan sampah tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada tempat pemrosesan akhir (TPA), terlebih dengan keterbatasan daya tampung seperti yang terjadi di TPA Sarimukti. Menurutnya, kunci keberhasilan justru terletak pada perubahan perilaku masyarakat dan kemampuan menyelesaikan sampah sejak dari lingkungan tempat tinggal.

“Langkah paling ideal di tengah desakan kedaruratan sampah ini adalah menyelesaikan sampahnya di hulu,” katanya.

Hanif mengapresiasi konsistensi Pemkot Bandung dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis kewilayahan melalui Gaslah yang melibatkan partisipasi aktif warga. Ia berharap praktik baik tersebut dapat diperluas dengan dukungan dunia usaha dan pengelola kawasan agar pengelolaan sampah semakin mandiri.

Menteri LH dan Wali Kotta Bandung bersama Tim Gaslah

 

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut kunjungan menteri merupakan tindak lanjut koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan penanganan sampah.

“Ini salah satu bentuk tindak lanjut koordinasi, termasuk setelah Rakornas penanganan sampah beberapa hari lalu,” ujarnya.

Selain Gaslah, Kota Bandung juga menjalankan program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) yang kini diintegrasikan dengan program Buruan Sae dan Dapur Dahsat dalam konsep ekonomi sirkular.

Kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup RI di Bandung juga mencakup peninjauan ke sejumlah titik lain, termasuk eks TPA Jelekong. Pemerintah berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat upaya pengurangan sampah kota secara berkelanjutan. (ray/red).
×
Berita Terbaru Update