![]() |
| Rumah Maggot binaan DLH Kota Bandung |
Kepala Bidang Pengelolaan
Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, mengatakan pihaknya
mengoptimalkan operasional 19 fasilitas pengolahan sampah guna menekan volume
sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.
“Fasilitas pengolahan tetap
beroperasi normal hingga menjelang Lebaran dan hanya berhenti sementara pada
hari H,” ujar Salman.
Ia menjelaskan, langkah ini diambil
sebagai respons atas pembatasan ritasi pengangkutan ke TPA Sarimukti. Dengan
memaksimalkan pengolahan di tingkat kota, diharapkan ketergantungan terhadap
TPA dapat berkurang secara signifikan.
Selain itu, DLH juga mengimbau
masyarakat untuk tidak membuang sampah ke TPS mulai hari H hingga H+2 Lebaran.
Imbauan tersebut telah dituangkan dalam surat edaran resmi.
“Masyarakat kami dorong untuk melakukan pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri, terutama selama periode Lebaran,” katanya.

Bank Sampah binaan DLH Kota Bandung
Perhatian khusus juga diberikan
pada kawasan pasar yang diperkirakan mengalami lonjakan volume sampah.
Pengelola pasar diminta untuk berperan aktif dalam mengelola sampah dari
sumbernya.
Meski demikian, DLH memastikan
tetap siaga apabila terjadi kelebihan kapasitas sampah di lapangan. Petugas
akan diturunkan untuk membantu proses pengangkutan jika diperlukan.
“Jika terjadi kelebihan, kami siap
turun. Namun, pengelolaan dari sumber tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Melalui langkah ini, DLH berharap
pengelolaan sampah selama Lebaran dapat berjalan optimal sekaligus meningkatkan
kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. (red).
.jpeg)