Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DPRD Kota Bandung Dorong Pengawasan Distribusi Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:05 WIB Last Updated 2026-03-31T14:05:35Z
Klik
Komisi II DPRD Kota Bandung memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar Kosambi dan Pasar modern Yogya Sunda, (Foto :Humpro).



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat pengawasan distribusi pangan di pasar tradisional maupun ritel modern. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap merata di tengah dinamika ekonomi global.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, mengatakan secara umum harga pangan masih relatif stabil. Namun, terdapat indikasi penurunan daya beli masyarakat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan usai melakukan pemantauan langsung ke Pasar Kosambi dan ritel modern Yogya Sunda bersama anggota Komisi II, Indri Rindani dan Eko Kurnianto, serta Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Selasa (17/3/2026).

Menurut Siti, potensi terjadinya aksi borong atau panic buying akibat pengaruh isu global menjadi perhatian serius. Ia mengingatkan agar kondisi tersebut dapat diantisipasi sejak dini oleh pemerintah daerah.

“Jangan sampai terjadi panic buying di masyarakat. Meskipun saat ini belum signifikan, pemerintah harus memastikan kondisi tetap terkendali,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi data dari pengelola pasar guna mencegah praktik penimbunan barang, baik karena faktor kepanikan maupun kepentingan tertentu. Pengawasan yang ketat diperlukan agar distribusi pangan tetap merata dan tidak merugikan masyarakat.

DPRD pun mendorong pengelola pasar, baik tradisional maupun modern, untuk secara aktif memperbarui dan melaporkan aktivitas pembelian dalam skala besar. Selain itu, Pemkot Bandung diminta segera melakukan sinkronisasi data terkait ketersediaan dan distribusi pangan.

Langkah lain yang dinilai penting adalah pelaksanaan operasi pasar jika diperlukan, serta penguatan edukasi kepada masyarakat agar berbelanja secara bijak dan rasional.

“Kami berharap Pemkot Bandung responsif dalam mengambil langkah strategis guna menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” kata Siti.

Upaya penguatan pengawasan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasar sekaligus mengantisipasi dampak gejolak ekonomi global terhadap ketersediaan dan harga pangan di Kota Bandung. (cipta/red).

×
Berita Terbaru Update