![]() |
| Anggota DPRD Jabar Hj.Sri Rahayu Agustina bersama anak yatim piatu Ramadan penuh keberkahan |
Politisi yang akrab disapa Mak Sri itu menyapa
satu per satu puluhan anak yatim piatu yang hadir. Anak-anak dari tingkat taman
kanak-kanak hingga sekolah dasar tampak antusias mengikuti kegiatan yang
dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut.
Dalam sambutannya, Mak Sri menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan amanah sebagai wakil rakyat di DPRD Jawa Barat.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa.
Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memastikan mereka tetap memiliki
semangat, harapan, dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski bertugas di tingkat
provinsi, dirinya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya
di daerah pemilihannya, Karawang dan Purwakarta. Kedekatan dengan warga,
menurutnya, menjadi kunci dalam memahami kebutuhan riil masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, setiap anak menerima
santunan sebagai bentuk dukungan moral dan materi. Namun lebih dari itu, Mak
Sri berharap kehadirannya dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme
pada diri anak-anak.
“Kami ingin mereka merasa diperhatikan dan
dicintai. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi semoga bisa meringankan beban
dan menjadi penyemangat untuk terus belajar dan bercita-cita tinggi,” tuturnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama
yang dipimpin oleh Ustad Samsudin. Doa dipanjatkan agar anak-anak diberikan
kesehatan, kecerdasan, dan kekuatan dalam menjalani kehidupan.
Tak hanya menyerahkan santunan, Mak Sri juga
meluangkan waktu berdialog dengan anak-anak. Ia menanyakan tentang sekolah,
hobi, hingga cita-cita mereka. Beberapa anak bahkan dengan percaya diri
menunjukkan bakat yang dimiliki, mencairkan suasana dengan keceriaan.
Mak Sri mengungkapkan, kegiatan santunan ini
merupakan program rutin yang akan terus dilaksanakan dan diperluas ke wilayah
lain di Jawa Barat. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim tidak cukup hanya
dengan bantuan materi, tetapi juga harus dibarengi dukungan pendidikan dan
pengembangan karakter.
“Ke depan, kami ingin program ini menjangkau
lebih banyak anak. Kita ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh,
berpendidikan, dan mampu berkontribusi bagi bangsa,” pungkasnya.
Melalui
kegiatan tersebut, Mak Sri kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan
bekerja nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan
uluran tangan. (fj/sein).
