Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkot Bandung Gelar Bazar Murah, Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idulfitri

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:06 WIB Last Updated 2026-03-07T15:11:40Z
Klik
Wali Kota Bandung,  Farhan mengatakan, bazar murahmerupakan langkah strategis pemerintah untuk menjaga kelancaran distribusi bahan pokok di Kota Bandung



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung kembali menggelar Bazar Murah Utama sesi II di Kelurahan Cigereleng, Kecamatan Regol, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.

Bazar murah tersebut merupakan hasil kerja sama kewilayahan dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Perum Bulog, serta pelaku ritel sembako untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, bazar murah menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk menjaga kelancaran distribusi bahan pokok di Kota Bandung yang bukan merupakan daerah produsen.

“Kerja sama kewilayahan, Disdagin, Bulog dan para pelaku ritel sangat penting agar distribusi komoditas kebutuhan masyarakat tetap terjaga,” ujar Farhan.

Salah satu stand bazar murah di Kec. Regol


Ia menyebutkan, secara umum harga sejumlah komoditas di Kota Bandung masih relatif terkendali. Harga beras dinilai masih normal karena pasokan mencukupi, begitu juga harga daging sapi dan ayam yang masih stabil.

Namun demikian, beberapa komoditas seperti telur ayam serta sayuran, terutama cabai dan bawang, mengalami kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idulfitri.

Sementara itu, Sekretaris Disdagin Kota Bandung, Dedi Priadi Nugraha menambahkan, cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang saat ini perlu mendapat perhatian, meski diharapkan kondisinya segera terkendali.

Di sisi lain, Pemimpin Cabang Perum Bulog Bandung, Ashvile Nusa Pranata memastikan stok beras dalam kondisi aman. Saat ini Bulog memiliki cadangan sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.

Dalam bazar tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau, seperti beras SPHP 5 kilogram Rp58.000, beras premium 5 kilogram Rp72.000, gula putih 1 kilogram Rp16.500, tepung terigu 1 kilogram Rp8.500, serta Minyakita 2 liter Rp31.000. Kegiatan ini pun disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri. (*/red). 

×
Berita Terbaru Update