![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan : dorong ICMI jadi Penggerak Peradaban. |
Hal itu disampaikan Farhan dalam
Rapat Kerja Daerah ICMI Orda Kota Bandung yang digelar di Pendopo Kota Bandung,
Rabu (15/4/2026). Ia menilai, meski ICMI Kota Bandung terbilang masih muda,
organisasi tersebut memiliki potensi besar sebagai pusat gagasan dan inovasi.
Menurutnya, salah satu fokus utama
kolaborasi adalah pemberantasan buta baca tulis Al-Qur’an. Ia menegaskan, upaya
tersebut bukan program jangka pendek, melainkan gerakan berkelanjutan yang
harus terus didorong.
“Ini gerakan yang tidak boleh
berhenti. Kita ingin masyarakat Bandung semakin kuat secara spiritual dan
intelektual,” ujarnya.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Demam Mengaji (Demaji), yakni metode pembelajaran Al-Qur’an dengan pendekatan cerita yang mengaitkan huruf hijaiyah dengan benda sehari-hari. Metode ini dinilai efektif membantu anak-anak maupun masyarakat umum dalam memahami dan mengingat.
![]() |
| Farhan menerima plakat dan buku ICMI |
Sementara itu, Ketua ICMI Orda Kota
Bandung, Tatang Muchtar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam
menyukseskan program tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota
Bandung yang telah memfasilitasi berbagai kegiatan, termasuk penggunaan Pendopo
secara gratis.
Tatang optimistis gerakan ini dapat
dimulai dari tingkat kecamatan, kemudian berkembang hingga tingkat kota,
provinsi, bahkan nasional. Ia menargetkan deklarasi wilayah bebas buta huruf
Al-Qur’an dapat segera terwujud secara bertahap.
“Dari Bandung, kita mulai gerakan
menuju Jawa Barat hingga Indonesia bebas buta huruf Al-Qur’an,” katanya.
(kyy/red).

