Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Isu Kebocoran Data, Pemkot Bandung Perkuat Koordinasi dan Terapkan Prinsip Kehati-hatian

Rabu, 08 April 2026 | 23:39 WIB Last Updated 2026-04-08T16:39:20Z
Klik
Farhan : kebocoran data kemukinan terjadi di pusat dan Pemkot BAndung terapkan prinsip kehati-hatian



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung merespons isu kebocoran data dengan meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan aparat penegak hukum.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa potensi kebocoran data kemungkinan terjadi di tingkat pusat, mengingat kasus serupa juga ditemukan di sejumlah daerah lain.

“Untuk kebocoran data, saya khawatir ini terjadi di pusat, karena juga terjadi di beberapa kota lain,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Rabu (8/4/2026).

Meski demikian, Pemkot Bandung tetap mengambil langkah antisipatif dengan menjalin koordinasi bersama pengelola pusat data nasional guna mencegah penyalahgunaan data masyarakat.

Selain itu, Pemkot juga bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk memastikan adanya penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami bekerja sama dengan kepolisian untuk memastikan siapa pun yang membocorkan data dapat segera ditindak,” tegasnya.

Dalam pengelolaan data, Pemkot Bandung menerapkan prinsip kehati-hatian, salah satunya dengan tidak menyimpan data secara mandiri. Data yang dikumpulkan langsung diserahkan ke pusat data nasional.

Farhan menambahkan, pihaknya juga memastikan proses pengumpulan data dilakukan secara transparan dan berdasarkan persetujuan masyarakat.

“Kami pastikan masyarakat memberikan data dalam kondisi sadar dan bersedia,” katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus meminimalkan risiko kebocoran data di tingkat daerah. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update