Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menaker Tegaskan Pelatihan Vokasi Kunci Siapkan Tenaga Kerja Siap Industri

Kamis, 23 April 2026 | 11:33 WIB Last Updated 2026-04-23T04:33:51Z
Klik
Menaker Yassierli menyaksikan langsung peserta pelatihan Vokasi nasional 2026 Batch I



MEDAN, FAKTABANDUNGRAYA,--- Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi langkah nyata pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch I di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan, Selasa (21/4/2026). Menurutnya, pelatihan berbasis keterampilan praktis menjadi solusi untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan yang semakin dinamis.

“Inilah langkah konkret bagaimana Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan tenaga kerja melalui pelatihan vokasi,” ujar Yassierli.

Pada pelaksanaan PVN 2026 Batch I, BBPVP Medan menyelenggarakan 10 program pelatihan dari 8 kejuruan. Program tersebut mencakup berbagai bidang yang dibutuhkan industri, seperti teknisi AC, practical office, barista, kitchen management, housekeeping, surveyor, operator forklift, las 6G, instalasi tenaga listrik, hingga menjahit.

Seluruh program dirancang berbasis kebutuhan pasar kerja, sehingga peserta diharapkan memiliki keterampilan yang relevan dan siap terserap di dunia kerja setelah menyelesaikan pelatihan.

Yassierli juga menekankan pentingnya memperluas akses pelatihan vokasi di seluruh Indonesia. Ia meminta seluruh balai pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan untuk tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai hambatan.

Manaker Yassierli memberikan arahan kepada peserta latihan Vokasi


Sebagai solusi, ia mendorong penguatan kolaborasi dengan dunia industri agar pelatihan dapat berjalan berkelanjutan sekaligus membuka peluang penyerapan tenaga kerja.

“Jika anggaran terbatas, maka kerja sama dengan industri harus diperkuat. Dari sana kita bisa menyuplai tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan pasar,” katanya.

Ia mengungkapkan, target peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 mencapai 70 ribu orang. Sementara pada Batch I, jumlah peserta yang telah mengikuti pelatihan sebanyak 10.405 orang yang tersebar di berbagai balai pelatihan di seluruh Indonesia.

Para peserta tersebut berasal dari 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD.

Melalui program ini, pemerintah berharap pelatihan vokasi tidak hanya meningkatkan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang kerja lebih luas serta mendukung kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil di berbagai sektor. (*/red).

×
Berita Terbaru Update