![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan membuka Musrenbang RKPD 2027 |
Farhan menyebutkan, tingkat
pengangguran Kota Bandung saat ini mencapai 7,44 persen, lebih tinggi dari
rata-rata Jawa Barat. Kondisi tersebut menjadi fokus utama karena berdampak
langsung pada kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi.
Untuk mengatasinya, Pemkot Bandung
menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 7–8 persen dalam tiga tahun ke depan
dengan mendorong sektor unggulan, salah satunya industri fashion yang dinilai
memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja.
Selain itu, perbaikan infrastruktur juga menjadi perhatian. Farhan mengungkapkan, kondisi kemantapan jalan menurun hingga mendekati 90 persen, dengan sekitar 150 kilometer jalan dalam kondisi rusak berat. Pemkot mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 miliar untuk perbaikan yang akan dimulai dalam waktu dekat.
.jpeg)
Pembukaan Musrenbang RKPD 2027 dengan membunyikan angklung
Di sisi lain, Pemkot Bandung
menekankan pentingnya investasi sebagai solusi jangka panjang dalam menciptakan
lapangan kerja. Langkah ini akan diiringi dengan penyesuaian antara kebutuhan
industri dan kompetensi tenaga kerja.
Wakil Ketua DPRD Kota Bandung,
Edwin Senjaya, menilai Musrenbang menjadi momentum penting untuk memastikan
kebijakan pembangunan tepat sasaran dan berdampak pada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bapperida
Kota Bandung, Anton Sunarwibowo, melaporkan sebanyak 3.452 usulan masyarakat
masuk dalam sistem, dengan mayoritas telah disetujui dan masuk tahap verifikasi
akhir.
Melalui forum ini, Pemkot Bandung
berharap arah pembangunan 2027 dapat lebih terarah, inklusif, dan mampu
menjawab tantangan utama kota, khususnya pengangguran dan infrastruktur. (rob/red).
