![]() |
| Zulkifly bersama Pansus XI saat kunker ke Perumda Tirta tarum Karawang |
Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan
Suryawan, menegaskan kebijakan yang dihasilkan harus mengakomodasi kepentingan
masyarakat tanpa mengabaikan aspek keadilan dan kebutuhan dasar air bersih. Hal
itu disampaikannya saat kunjungan kerja Pansus XI ke Perumda Tirta Tarum di
Kabupaten Karawang, Rabu (15/4/2026).
“Ranperda ini harus menjadi
instrumen yang tidak merugikan pihak mana pun dan tetap berpihak pada
masyarakat,” ujarnya.
Anggota Pansus XI, Zulkifli
Chaniago, menyoroti pentingnya penguatan pengawasan dan perizinan pemanfaatan
air. Ia menyebut masih ditemukan pelanggaran terkait batas volume pengambilan
air di sejumlah lokasi.
“Pengawasan harus diperketat agar
tidak merugikan daerah,” tegasnya.
Selain aspek fiskal, Pansus XI
juga menyoroti kualitas air yang dikelola. Pembahasan mencakup standar mutu,
proses pengolahan, hingga tantangan yang dihadapi Perumda dalam menjaga
kualitas air tetap aman bagi masyarakat.
Sementara itu, anggota Pansus XI
lainnya, Jenal Arifin, menyebut kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari
pendalaman rencana kebijakan, termasuk wacana kenaikan pajak penggunaan air
permukaan.
Menurutnya, kebijakan itu perlu
dikaji menyeluruh, termasuk dampaknya terhadap pelayanan publik dan
kontribusinya terhadap PAD, serta kondisi ketersediaan air di wilayah yang
berpotensi mengalami krisis seperti Tegal Waru dan Teluk Jambe.
Pansus XI berharap, pembahasan
Ranperda ini mampu menghasilkan kebijakan pengelolaan air yang berkelanjutan,
adil, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat. (syaf/sein).
