Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemerintah Percepat Strategi Ketenagakerjaan, Menaker Yassierli Pastikan Peluang Kerja Tetap Terjaga

Rabu, 08 April 2026 | 10:55 WIB Last Updated 2026-04-08T03:55:13Z
Klik
Menteri Naker RI Yassierli 


JAKARTA, FAKTABADUNGRAYA,--- Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasar kerja nasional di tengah tekanan global yang kian kompleks. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan agar peluang kerja tetap terbuka bagi masyarakat Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Forum Jejaring Kemitraan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri yang melibatkan dunia usaha, termasuk Kamar Dagang Amerika di Indonesia (AmCham) dan firma hukum SSEK, di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Dalam forum itu, Yassierli menekankan pentingnya respons cepat menghadapi dinamika global yang berpotensi memengaruhi sektor industri dan ketenagakerjaan. Pemerintah, kata dia, tidak ingin bersikap reaktif, melainkan proaktif dalam menjaga keseimbangan pasar kerja.

Sejumlah langkah konkret telah disiapkan, di antaranya penguatan sistem peringatan dini terhadap potensi pemutusan hubungan kerja (PHK), peningkatan dialog antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja, serta percepatan program pelatihan dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.

“Pasar kerja harus dijaga tetap stabil. Karena itu, pemerintah terus memperkuat sistem yang mampu mendeteksi risiko sejak dini sekaligus menyiapkan solusi yang cepat dan tepat,” ujar Yassierli.

Ia juga menyoroti persoalan klasik yang masih terjadi, yakni ketidaksesuaian antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Menurutnya, banyak peluang kerja tersedia, namun belum tersambung secara optimal dengan pencari kerja.

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, pemerintah mendorong perusahaan melaporkan kebutuhan tenaga kerja melalui platform KarirHub SIAPKerja. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi lowongan kerja.

Yassierli bersama peserta Forum Jejaring Kemitraan Naker dlm negeri


Di sisi lain, penguatan pelatihan vokasi menjadi fokus utama. Pemerintah mengajak dunia usaha, termasuk AmCham, untuk terlibat langsung dalam merancang program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri, khususnya bagi pekerja dengan keterampilan rendah hingga menengah.

Tak hanya itu, Yassierli juga menegaskan pentingnya menciptakan pasar kerja yang inklusif. Pemerintah berkomitmen membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi secara setara di dunia kerja.

Menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), ia mengingatkan bahwa transformasi dunia kerja akan terjadi secara masif. Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci agar Indonesia tetap kompetitif.

“Transformasi ini tidak bisa dihindari. Yang harus kita lakukan adalah memastikan tenaga kerja kita siap beradaptasi dan mampu memanfaatkan peluang yang ada,” katanya.

Pemerintah berharap kolaborasi erat antara pemangku kepentingan dapat memperkuat ketahanan pasar kerja nasional sekaligus menjawab tantangan global yang terus berkembang. (*/red).

×
Berita Terbaru Update