![]() |
| Tempat pengelolaan sampah |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
mengatakan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup akan segera dilakukan
untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi kebijakan tersebut.
“Kita punya waktu sekitar enam
bulan untuk memastikan pada akhir 2026 tidak ada lagi pembuangan ke TPA. Ini
harus disiapkan sejak sekarang,” ujarnya di Pendopo Kota Bandung, Jumat
(26/4/2026).
Sebagai langkah awal, Pemkot
menargetkan peningkatan pengelolaan sampah di hulu sebesar 100 hingga 200 ton
per hari. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir
(TPA) secara bertahap.
![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan hasil pengelolaan sampah |
Farhan menekankan, pengelolaan dari
hulu menjadi kunci utama, namun tetap harus memperhatikan aspek lingkungan agar
tidak menimbulkan dampak baru.
“Jangan sampai upaya pengurangan sampah justru menimbulkan polusi baru. Itu harus kita hindari,” tegasnya.
Selain itu, Pemkot Bandung juga
mulai mendorong efisiensi operasional, termasuk pengurangan konsumsi bahan
bakar minyak (BBM) melalui penggunaan kendaraan listrik di lingkungan
pemerintahan.
Langkah ini menjadi bagian dari
transformasi pengelolaan kota yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,
sejalan dengan target nasional pengurangan sampah. (rob/red).
.jpeg)
.jpeg)