Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penataan Cicadas Berlanjut, Satpol PP Bandung Angkut Belasan Lapak PKL Tak Aktif

Kamis, 23 April 2026 | 11:10 WIB Last Updated 2026-04-23T04:10:38Z
Klik
Inilah lapak/kios tak aktif di Cicadas dibongkar dan angkut oleh Satpol PP, 

 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Upaya penataan kawasan perkotaan terus digencarkan Pemerintah Kota Bandung demi menciptakan ruang publik yang tertib, bersih, dan nyaman. Kali ini, penataan difokuskan di kawasan Cicadas yang direncanakan menjadi bagian dari lintasan Bus Rapid Transit (BRT).

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung melakukan pengangkutan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang sudah tidak aktif beroperasi. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penataan visual kawasan sekaligus mendukung rencana pengembangan transportasi massal.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Bandung, Yayan Ruyandi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan penertiban besar-besaran, melainkan pembersihan lapak terbengkalai.

“Yang kami lakukan adalah mengangkut lapak atau roda yang sudah tidak digunakan untuk berjualan. Total ada 16 lapak, diangkut dalam dua tahap,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Pengangkutan dilakukan pada 8 April dan 20 April 2026 dengan melibatkan sekitar 30 personel Satpol PP. Selain untuk merapikan kawasan, langkah ini juga bertujuan menghilangkan kesan kumuh di sepanjang jalur yang akan dilalui BRT.

Menurut Yayan, kawasan Cicadas termasuk dalam salah satu jalur strategis proyek BRT yang melintasi 12 kecamatan di Kota Bandung, termasuk Kecamatan Cibeunying Kidul. Namun, untuk penertiban secara menyeluruh, saat ini masih menunggu proses administratif.

“Saat ini masih dalam tahap surat peringatan kedua (SP2). Penertiban menyeluruh akan dilakukan setelah SP3 diterbitkan, tentunya dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh proses penataan dilakukan secara persuasif dan mengedepankan musyawarah. Koordinasi dilakukan bersama para koordinator PKL, pihak kecamatan, dan kelurahan setempat.

Tampak jelas Lapak PKL yang tidak aktif akan dibongkar Satpol PP Bandung


Hasilnya, pengangkutan lapak berjalan lancar tanpa adanya penolakan dari masyarakat. Lapak yang dibersihkan pun dipastikan memang sudah lama tidak digunakan.

“Ini hasil kesepakatan bersama. Karena lapaknya sudah tidak aktif, lebih baik dibersihkan agar tidak terbengkalai,” katanya.

Selain di Cicadas, Satpol PP juga telah melakukan penataan serupa di sejumlah wilayah lain di Kota Bandung, seperti Sukajadi. Pendekatan yang digunakan tetap sama, yakni mengutamakan dialog dan kesepakatan dengan warga.

Melalui langkah bertahap ini, Pemkot Bandung berharap penataan kawasan dapat berjalan kondusif sekaligus mendukung wajah kota yang lebih tertata dan ramah bagi masyarakat. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update