Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penataan Kota dan Urai Kemacetan, Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Monumen Perjuangan

Kamis, 23 April 2026 | 22:39 WIB Last Updated 2026-04-23T15:39:09Z
Klik
Penataan Kota dan Urai Kemacetan,  Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Monumen Perjuangan,

BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung menertibkan puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan sekaligus mendukung upaya penguraian kemacetan di wilayah tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengatakan penertiban dilakukan setelah melalui tahapan sosialisasi kepada para pedagang. Namun, masih ditemukan sejumlah PKL yang tetap berjualan, bahkan memanfaatkan ruas jalan inspeksi sebagai tempat penyimpanan barang.

“Sudah kita sosialisasikan sebelumnya, tapi masih ada yang bertahan dan menggunakan jalan inspeksi. Ini tentu mengganggu fungsi jalan,” ujarnya.

Menurut Bambang, jalan inspeksi di kawasan tersebut rencananya akan difungsikan sebagai akses alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya dari arah Dago menuju Jalan Surapati melalui Jalan Dipati Ukur. Oleh karena itu, area tersebut harus steril dari aktivitas yang menghambat kelancaran arus kendaraan.

Penataan kawasan Monju juga selaras dengan program Pemerintah Kota Bandung dalam pengembangan jalur wisata beautifikasi kota. Program ini bertujuan mempercantik sekaligus menata kawasan strategis agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Penataan Kota dan Urai Kemacetan,  Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Monumen Perjuangan


Penertiban tidak hanya dilakukan di sepanjang Jalan Dipati Ukur, tetapi juga menyasar area dalam kawasan Monju serta Jalan Japati. Petugas sebelumnya telah memberikan imbauan secara persuasif agar para pedagang membongkar lapaknya secara mandiri.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis. Tidak ada penyitaan, pedagang dipersilakan membawa barangnya sendiri selama kooperatif,” kata Bambang.

Ia juga menyebut, imbauan serupa sebelumnya telah disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, karena masih ada pelanggaran, penertiban terpaksa dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan daerah.

Berdasarkan hasil penertiban hingga pukul 13.30 WIB, petugas gabungan dari Satpol PP Kota Bandung dan Satpol PP Provinsi Jawa Barat berhasil membongkar tujuh kios dan satu unit roda. Dari jumlah tersebut, dua kios dan satu unit roda diamankan sebagai barang bukti, sementara lima kios lainnya dibongkar langsung oleh pemiliknya.

Secara umum, proses penertiban berlangsung aman dan kondusif. Sebagian besar pedagang bersedia bekerja sama dengan membongkar lapak dan tenda secara mandiri.

Bambang menegaskan, penertiban ini tidak bersifat sementara, melainkan akan dilakukan secara berkelanjutan dengan pengawasan intensif di lapangan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kawasan tetap tertib.

Penataan Kota dan Urai Kemacetan,  Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Monumen Perjuangan

Selain penertiban, Pemerintah Kota Bandung melalui dinas terkait juga menyiapkan langkah pembinaan bagi para PKL. Para koordinator pedagang dari sejumlah titik telah dikumpulkan untuk diberikan pemahaman terkait kebijakan penataan kawasan.

“Kita ingin para pedagang memahami bahwa ini bagian dari upaya bersama menata kota. Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar program ini berjalan optimal,” ujarnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap kawasan Monju dan sekitarnya dapat menjadi ruang publik yang lebih tertata, nyaman, serta mendukung kelancaran mobilitas warga Kota Bandung. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update