![]() |
| Penataan Kota dan Urai Kemacetan, Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Monumen Perjuangan, |
Kepala Satpol PP Kota Bandung,
Bambang Sukardi, mengatakan penertiban dilakukan setelah melalui tahapan
sosialisasi kepada para pedagang. Namun, masih ditemukan sejumlah PKL yang
tetap berjualan, bahkan memanfaatkan ruas jalan inspeksi sebagai tempat
penyimpanan barang.
“Sudah kita sosialisasikan
sebelumnya, tapi masih ada yang bertahan dan menggunakan jalan inspeksi. Ini
tentu mengganggu fungsi jalan,” ujarnya.
Menurut Bambang, jalan inspeksi di
kawasan tersebut rencananya akan difungsikan sebagai akses alternatif untuk
mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya dari arah Dago menuju Jalan Surapati
melalui Jalan Dipati Ukur. Oleh karena itu, area tersebut harus steril dari
aktivitas yang menghambat kelancaran arus kendaraan.
Penataan kawasan Monju juga selaras dengan program Pemerintah Kota Bandung dalam pengembangan jalur wisata beautifikasi kota. Program ini bertujuan mempercantik sekaligus menata kawasan strategis agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Penataan Kota dan Urai Kemacetan, Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Monumen Perjuangan
Penertiban tidak hanya dilakukan di
sepanjang Jalan Dipati Ukur, tetapi juga menyasar area dalam kawasan Monju
serta Jalan Japati. Petugas sebelumnya telah memberikan imbauan secara
persuasif agar para pedagang membongkar lapaknya secara mandiri.
“Kami mengedepankan pendekatan
humanis. Tidak ada penyitaan, pedagang dipersilakan membawa barangnya sendiri
selama kooperatif,” kata Bambang.
Ia juga menyebut, imbauan serupa
sebelumnya telah disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, karena
masih ada pelanggaran, penertiban terpaksa dilakukan sesuai dengan ketentuan
peraturan daerah.
Berdasarkan hasil penertiban hingga
pukul 13.30 WIB, petugas gabungan dari Satpol PP Kota Bandung dan Satpol PP
Provinsi Jawa Barat berhasil membongkar tujuh kios dan satu unit roda. Dari
jumlah tersebut, dua kios dan satu unit roda diamankan sebagai barang bukti,
sementara lima kios lainnya dibongkar langsung oleh pemiliknya.
Secara umum, proses penertiban
berlangsung aman dan kondusif. Sebagian besar pedagang bersedia bekerja sama
dengan membongkar lapak dan tenda secara mandiri.
Bambang menegaskan, penertiban ini tidak bersifat sementara, melainkan akan dilakukan secara berkelanjutan dengan pengawasan intensif di lapangan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kawasan tetap tertib.

Penataan Kota dan Urai Kemacetan, Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Monumen Perjuangan
Selain penertiban, Pemerintah Kota
Bandung melalui dinas terkait juga menyiapkan langkah pembinaan bagi para PKL.
Para koordinator pedagang dari sejumlah titik telah dikumpulkan untuk diberikan
pemahaman terkait kebijakan penataan kawasan.
“Kita ingin para pedagang memahami
bahwa ini bagian dari upaya bersama menata kota. Dukungan semua pihak sangat
dibutuhkan agar program ini berjalan optimal,” ujarnya.
Melalui langkah ini, pemerintah
berharap kawasan Monju dan sekitarnya dapat menjadi ruang publik yang lebih
tertata, nyaman, serta mendukung kelancaran mobilitas warga Kota Bandung. (rob/red).
