![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan peringatan 80 tahun BLA menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai perjuangan keada generasi muda |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri berbagai tokoh, mulai dari
mantan wali kota hingga para legiun veteran. Ia menilai, kehadiran para tokoh
tersebut menjadi simbol kuatnya kesinambungan nilai perjuangan lintas generasi.
“Peringatan ini menjadi momentum
penting untuk menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda, termasuk para
paskibra yang tampil dengan sangat baik,” ujar Farhan.
Menurutnya, peringatan Bandung
Lautan Api tidak boleh berhenti pada seremoni semata. Lebih dari itu, momen
bersejarah ini harus menjadi ruang refleksi untuk membangkitkan kembali
semangat juang masyarakat dalam menghadapi tantangan masa kini.
Salah satu persoalan yang disorot
adalah pengelolaan sampah di Kota Bandung. Farhan mengungkapkan, saat ini
terdapat sekitar 200 ton sampah per hari yang belum terangkut, sehingga
menyebabkan penumpukan di sejumlah titik.
Kondisi tersebut, kata dia,
dipengaruhi oleh pembatasan pengangkutan ke TPA Sarimukti serta persiapan
menghadapi rencana penutupan tempat pembuangan akhir tersebut pada akhir tahun.
Sebagai langkah percepatan, Pemkot Bandung tengah mendorong pengolahan sampah dari hulu, baik di tingkat kewilayahan maupun di kawasan komersial seperti pasar, hotel, dan pusat perbelanjaan.

Wali kota Bandung Farhan bersama Forkopimda Bandung dan sesepuh Bandung
Selain itu, pemerintah juga
berencana membangun sedikitnya 24 titik fasilitas pengolahan sampah baru dengan
memanfaatkan beragam teknologi, mulai dari teknologi termal hingga pengolahan
sampah organik.
Upaya ini diharapkan mampu menekan
volume sampah harian, termasuk mengantisipasi lonjakan pascalibur Lebaran yang
biasanya meningkat signifikan.
Melalui peringatan ini, Farhan
mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat Bandung Lautan Api sebagai
inspirasi dalam menyelesaikan persoalan kota.
“Semangat perjuangan tahun 1946
harus kita jadikan kekuatan untuk menyelesaikan persoalan hari ini, termasuk
dalam pengelolaan sampah,” katanya.(kyy/red).
