Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Toni Wijaya Tegaskan Negara Harus Hadir Lindungi Perempuan dan Anak

Jumat, 24 April 2026 | 18:55 WIB Last Updated 2026-04-24T11:55:53Z
Klik
Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Bandung, di Hotel Papandayan,



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya, menegaskan bahwa negara tidak boleh abai dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak, di tengah masih tingginya kasus kekerasan dan diskriminasi.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi kebijakan perlindungan perempuan dan anak di Hotel Papandayan, baru-baru ini.  Kegiatan ini mengangkat fokus pada implementasi Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan.

Dalam pemaparannya, Toni menekankan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus hadir dan berperan dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami hak-hak perempuan dan anak, sekaligus memiliki kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari kekerasan.

Lebih lanjut, Toni menegaskan komitmen DPRD Kota Bandung dalam mendorong implementasi kebijakan yang berpihak pada perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan kota yang humanis dan berkeadilan sosial.

“Kami akan terus mengawal agar kebijakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya perempuan dan anak sebagai kelompok yang rentan,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya regulasi yang kuat serta dukungan dari berbagai pihak, Kota Bandung dapat menjadi ruang yang lebih aman dan ramah bagi seluruh warganya. (Handoko/red)

×
Berita Terbaru Update