![]() |
| Inilah Tim Basket Bandrek Bandung dipersiapkan pada liga ASN Nasional |
Ketua Bandrek, Panji Kharismadi, mengatakan komunitas basket ASN tersebut telah terbentuk sejak sekitar 2009 dan aktif mengikuti berbagai turnamen antarpemerintahan maupun kompetisi komunitas.
“Bandrek itu komunitas basket ASN di Pemkot Bandung. Kita sudah main bareng sejak 2011, bahkan sebelumnya juga sudah terbentuk. Event pertama kita waktu itu di Porpemda di Cirebon,” ujar Panji saat latihan rutin, Jumat (8/5/2026) malam.
Menurutnya, Bandrek secara rutin mengikuti ajang Porpemda yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta sejumlah turnamen basket komunitas lainnya. Dalam waktu dekat, tim Bandrek akan menghadapi dua agenda besar yang digelar pada Mei hingga Juni, serta Oktober mendatang.
Sebagai persiapan menghadapi kompetisi, Bandrek aktif menjalani latihan rutin dan laga persahabatan. Salah satunya melalui pertandingan uji coba melawan komunitas basket Ceria Bandung.
Panji menjelaskan, komunitas tersebut terbuka bagi seluruh ASN Pemkot Bandung yang memiliki minat di olahraga basket. Saat ini anggota Bandrek mencapai sekitar 40 orang yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), dinas, badan, hingga unsur kewilayahan.
![]() |
| Bandrek terus berlatih persiapan Liga ASN Nasional |
“Seluruh OPD ada. Dari kewilayahan, dinas, badan semua gabung di sini. Kita latihan rutin setiap Jumat pukul 18.00 sampai 20.00 WIB di lapang basket C-Squad,” katanya.
Sementara itu, Kapten Bandrek, Jati Wirahma Sakti, menyebut tim basket ASN Kota Bandung telah menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Di antaranya meraih Juara 3 Jabar Pemda di Bekasi dan Juara 2 pada ajang Piala Gubernur tahun 2022.
“Final waktu itu kalah dari tim provinsi yang memang langganan juara. Tapi itu menjadi prestasi yang cukup membanggakan untuk Kota Bandung,” ujar Jati.
Menurutnya, setelah pandemi Covid-19 sejumlah agenda olahraga pemerintahan sempat vakum. Namun kini Bandrek kembali aktif dan siap menghadapi tantangan yang lebih besar melalui Liga ASN Nasional di Jakarta.
Jati mengakui kompetisi tingkat nasional tersebut tidak akan mudah karena peserta lain berasal dari kementerian dan instansi besar dengan cakupan pemain yang lebih luas.
“Ini pengalaman pertama buat Kota Bandung. Kita datang membawa nama Pemerintah Kota Bandung dengan pemain ASN yang hanya dari Kota Bandung. Tapi kita akan berjuang sebaik-baiknya,” tuturnya. (kyy/red)

