Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Farhan Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Titik Sampah Liar di Kota Bandung

Senin, 18 Mei 2026 | 21:37 WIB Last Updated 2026-05-18T14:37:25Z
Klik
Wali Kota Bandung M.Farhan memantau langsung pengangkutan sampah


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat penanganan persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat. Wali Kota Muhammad Farhan meminta seluruh jajaran pemerintahan bergerak aktif dan tidak membiarkan munculnya titik-titik sampah liar di berbagai wilayah kota.

Penegasan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis wali kota yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi, saat Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (18/5/2026).

Farhan mengungkapkan, persoalan sampah masih ditemukan di sejumlah kawasan, mulai dari penumpukan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) wilayah Cijambe hingga kawasan Tamansari. Selain itu, keluhan masyarakat terkait pengelolaan sampah di lingkungan permukiman juga masih terus bermunculan.

Menurutnya, persoalan kebersihan kota tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu instansi semata. Seluruh unsur pemerintahan, mulai dari camat, lurah, kewilayahan hingga perangkat daerah lainnya, harus terlibat aktif dalam penanganan sampah.

“Persoalan sampah bukan hanya urusan pemerintah setempat, tetapi tanggung jawab bersama. Semua unsur harus hadir dalam menjaga kebersihan Kota Bandung,” ujar Asep saat membacakan sambutan wali kota.

Farhan juga menyoroti masih adanya titik-titik sampah liar yang belum tertangani secara maksimal. Ia menegaskan tidak boleh ada pembiaran terhadap kondisi tersebut karena dapat merusak wajah kota serta mengganggu kenyamanan masyarakat.

Warga sedang memilah sampah yang dapat di daur ulang 


“Saya tidak ingin ada pembiaran terhadap titik-titik sampah liar yang merusak wajah Kota Bandung dan mengganggu kenyamanan warga,” tegasnya.

Di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi, Farhan mengapresiasi sejumlah upaya pengelolaan sampah yang dinilai berhasil, salah satunya program pengolahan sampah di kawasan Pasar Caringin. Program tersebut bahkan mendapat perhatian dari Kementerian Lingkungan Hidup karena mampu mengubah persoalan sampah menjadi potensi ekonomi sekaligus solusi lingkungan.

Menurut Farhan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa penanganan sampah dapat berjalan efektif apabila dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.

“Ketika pemerintah, masyarakat dan seluruh pihak berkolaborasi, maka solusi penanganan sampah bisa diwujudkan,” katanya.

Pemkot Bandung berharap langkah penguatan pengawasan, keterlibatan kewilayahan, serta kolaborasi masyarakat dapat mempercepat terciptanya lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update