![]() |
| Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun Kementerian KP |
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan
Pembangunan KNMP Tahap I dan II, Trian Yunanda, memastikan seluruh pekerjaan
konstruksi di puluhan lokasi tersebut telah rampung sepenuhnya. “Pekerjaan
konstruksi KNMP tahap pertama pada 65 lokasi telah selesai 100 persen per akhir
April 2026,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Seiring rampungnya pembangunan
fisik, KKP kini mengalihkan fokus pada percepatan operasional. Melalui
Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026, pemerintah
membentuk Satuan Tugas (Satgas) Operasionalisasi KNMP untuk memastikan
fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh
masyarakat nelayan.
Program KNMP dirancang sebagai
bagian dari strategi besar mendorong swasembada pangan berbasis sektor kelautan
dan perikanan. Selain itu, inisiatif ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi
biru, membuka lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan ekonomi di wilayah
pesisir.
Berbagai fasilitas telah disiapkan dalam program ini, mulai dari pabrik es, gudang beku, hingga sentra kuliner dan bengkel kapal. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat rantai pasok hasil perikanan.
Meski demikian, proses pembangunan
tidak lepas dari kendala. Trian mengakui adanya keterlambatan di sejumlah titik
akibat tantangan geografis wilayah terpencil, persoalan lahan, hingga cuaca
ekstrem yang terjadi hingga awal tahun ini. “Kami memohon maaf atas
keterlambatan penyelesaian di beberapa lokasi,” katanya.
Ke depan, KKP berkomitmen
memperketat pengawasan pada pembangunan tahap kedua yang mencakup 35 lokasi
tambahan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu
tanpa mengabaikan kualitas pembangunan.
Dengan rampungnya tahap pertama dan
dimulainya operasional, program KNMP diharapkan menjadi motor penggerak baru
bagi pertumbuhan ekonomi pesisir serta meningkatkan daya saing sektor perikanan
Indonesia di tingkat global. (M.Fadhli/red).
.jpg)
.jpg)