Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sasapu Bandung Masuki Pekan Keempat, Wali Kota Farhan Pimpin Pembersihan Kawasan Kebon Jati hingga Paskal

Minggu, 10 Mei 2026 | 22:31 WIB Last Updated 2026-05-10T15:33:28Z
Klik
Wali kota Bandung M.Farhan pimpin sasapu bandung di kawasan kebon jati



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Program Sasapu Bandung terus digencarkan Pemerintah Kota Bandung sebagai upaya menjaga kebersihan dan penataan lingkungan kota secara berkelanjutan. Memasuki pekan keempat pelaksanaannya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kembali turun langsung memimpin kegiatan pembersihan di sejumlah titik strategis, Minggu (10/5/2026).

Pada kegiatan Sasapu Bandung ke-4, Farhan memimpin langsung pembersihan kawasan Kebon Jati, Stasiun Hall, hingga Pasirkaliki (Paskal), yang selama ini dikenal sebagai area dengan aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang cukup tinggi.

Sejak pukul 04.00 WIB, aparat kewilayahan, petugas kebersihan, serta unsur pendukung lainnya mulai bergerak membersihkan jalan, trotoar, saluran drainase, hingga sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi penumpukan sampah.

Farhan terlihat meninjau langsung kondisi kawasan sambil berdialog dengan aparat dan petugas lapangan terkait berbagai persoalan kebersihan yang masih ditemukan di lapangan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk memastikan program Sasapu tidak sekadar menjadi gerakan simbolis, tetapi benar-benar berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Program Sasapu sendiri kini telah diperluas dari semula 46 titik menjadi 181 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandung. Memasuki pekan keempat, fokus kegiatan tidak hanya pada pembersihan rutin, tetapi juga pemetaan berbagai persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Selain membersihkan sampah dan sedimentasi saluran air, kegiatan Sasapu juga diarahkan untuk memastikan sistem drainase tetap berfungsi optimal, terutama menghadapi potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah.

Sasapu Bandung di kawasan Kebon jati 


Dalam kesempatan tersebut, Farhan kembali menegaskan pentingnya kehadiran langsung aparat kewilayahan di lapangan. Menurutnya, persoalan kebersihan kota tidak cukup diselesaikan melalui laporan administratif semata, melainkan membutuhkan pengawasan dan tindakan nyata secara langsung.

“Penanganan kebersihan harus dilakukan bersama-sama dan hadir langsung di lapangan agar persoalan yang ada bisa segera ditangani,” ujarnya.

Selain menjadi contoh bagi masyarakat, program Sasapu juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap respons dan kedisiplinan aparat kewilayahan dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

Pelaksanaan Sasapu Bandung ke-4 dilakukan secara serentak di berbagai titik lain di Kota Bandung sebagai bagian dari gerakan kebersihan terpadu yang terus diperkuat Pemerintah Kota Bandung. (ziz/red).

×
Berita Terbaru Update