Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DPRD Kota Bandung Dorong Bansos Berorientasi Kemandirian Warga

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB Last Updated 2026-06-19T12:14:24Z
Klik
Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama (foto:humpro)



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, menegaskan program bantuan sosial (bansos) harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, bukan justru menimbulkan ketergantungan jangka panjang bagi penerimanya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam podcast Ahmad Aja bersama Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, dr. Yorisa Sativa, di Kantor Sinergi Indonesia, Selasa (26/5/2026). Dalam diskusi itu terungkap masih adanya warga yang menerima bantuan sosial secara berkelanjutan hingga delapan tahun, baik melalui Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Ahmad menilai kondisi tersebut perlu dievaluasi secara berkala agar program pengentasan kemiskinan dapat mendorong lahirnya masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Menurutnya, bantuan sosial seharusnya menjadi jembatan bagi warga kurang mampu untuk meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan memperkuat daya saing ekonomi keluarga.

Konsep tersebut sejalan dengan semangat Kementerian Sosial melalui slogan “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya”. Dinas Sosial Kota Bandung pun terus mengembangkan pendekatan pemberdayaan melalui pelatihan, bantuan modal usaha, serta kolaborasi dengan lembaga kesejahteraan sosial dan kelompok donor.

Selain itu, DPRD juga menyoroti persoalan perubahan data kesejahteraan atau desil yang kerap dikeluhkan masyarakat. Dinas Sosial memastikan warga yang merasa datanya tidak sesuai dapat mengajukan verifikasi ulang melalui kelurahan dengan membawa Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk dilakukan pengecekan dan survei lapangan.

DPRD Kota Bandung berharap penguatan sistem pendataan dan evaluasi program bansos dapat memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, sekaligus membuka jalan bagi masyarakat untuk keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update