Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ekonomi Bandung Tumbuh 5,76 Persen, Farhan Dorong Koperasi Jadi Penyeimbang Kesejahteraan

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:54 WIB Last Updated 2026-06-09T16:54:12Z
Klik
Wali kota Bandung M.Farhan


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung pada triwulan pertama tahun 2026 mencapai 5,76 persen, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,29 persen. Di tengah capaian positif tersebut, Pemerintah Kota Bandung mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat menghadiri pengangkatan sumpah dan janji pengurus serta pengawas KPKB Tahun 2026–2031 di Aula Igun Sarbini Gedung KPKB Kota Bandung, Selasa (9/6/2026).

Menurut Farhan, tingginya pertumbuhan ekonomi menunjukkan daya beli masyarakat Kota Bandung terus meningkat. Konsumsi masyarakat maupun pemerintah mengalami kenaikan signifikan yang berdampak pada bergeraknya aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga memunculkan tantangan berupa meningkatnya inflasi akibat belum seimbangnya pasokan barang dengan tingginya permintaan pasar.

“Berita baiknya pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen. Namun yang perlu diwaspadai adalah inflasi yang saat ini mencapai 0,3 persen per bulan. Jika dihitung tahunan, angkanya sudah di atas 3,5 persen,” ujar Farhan.

Ia menjelaskan, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok terutama komoditas pangan menjadi salah satu pemicu inflasi. Harga cabai misalnya, sempat menembus Rp120 ribu per kilogram dalam beberapa waktu terakhir.

Selain faktor pasokan, perubahan pola konsumsi masyarakat Kota Bandung yang kini cenderung memilih produk berkualitas juga ikut memengaruhi dinamika ekonomi daerah.

Menurut Farhan, karakteristik warga Bandung yang memiliki preferensi tinggi terhadap produk kelas menengah menjadi peluang besar bagi koperasi untuk berkembang lebih modern dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.

“Konsumsi masyarakat Bandung sedang tinggi. Ini peluang bagi koperasi untuk menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang pantas, bukan sekadar murah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Farhan mendorong Koperasi Konsumen Mitra KPKB yang memiliki sekitar 4.500 anggota agar lebih responsif membaca tren ekonomi dan memperluas usaha pada produk-produk yang memiliki permintaan tinggi di masyarakat.

Ia juga menyoroti perubahan perilaku investasi masyarakat kelas menengah yang kini lebih memilih emas sebagai instrumen investasi yang dianggap stabil dan mudah dipahami.

Karena itu, Farhan mendorong koperasi untuk mulai mengembangkan layanan tabungan emas melalui kerja sama dengan Pegadaian agar dapat memberikan alternatif investasi yang aman bagi anggota.“Tabungan emas bisa menjadi produk yang menarik karena masyarakat sekarang mencari instrumen investasi yang lebih stabil,” ujarnya.

M.Farhan bersama pengurus KPKB Tahun 2026–2031


Meski demikian, Farhan menegaskan bahwa koperasi tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata. Menurutnya, koperasi memiliki fungsi sosial yang sangat penting sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan penguatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu otomatis mengurangi kesenjangan sosial. Karena itu, koperasi harus hadir memastikan seluruh anggota, termasuk yang berpenghasilan rendah, tetap mendapatkan manfaat ekonomi yang adil.

“Koperasi harus menjadi motor penggerak pemerataan kesejahteraan di Kota Bandung,” tegasnya.

Farhan juga berpesan kepada pengurus dan pengawas koperasi yang baru dilantik agar menjaga profesionalisme, akuntabilitas, dan integritas dalam menjalankan organisasi.

Menurutnya, integritas menjadi fondasi utama agar koperasi mampu tumbuh sehat, dipercaya anggota, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Integritas, integritas, dan integritas. Itu yang harus dijaga agar manfaat koperasi benar-benar dirasakan masyarakat secara luas,” tuturnya.

Melalui penguatan peran koperasi, Pemerintah Kota Bandung berharap pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dapat berjalan seiring dengan terciptanya pemerataan kesejahteraan dan penguatan ekonomi kerakyatan di Kota Bandung. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update