![]() |
| Kemnaker bersama Go To Gojek perkuat leterasi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Sektor Kuliner |
Program tersebut menjadi langkah
nyata dalam mendorong pelaku usaha kuliner agar lebih siap menghadapi tantangan
sekaligus peluang ekonomi digital yang terus berkembang.
Kegiatan ditandai dengan
penandatanganan kerja sama antara BBPVP Bandung dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
terkait pelaksanaan program peningkatan kapasitas digital bagi tenaga kerja
mandiri sektor kuliner.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris
Kuntadi, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi contoh konkret sinergi
pemerintah dan industri digital dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia
Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan contoh
nyata kolaborasi strategis antara pemerintah dan industri digital nasional
dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar Cris Kuntadi.
Menurutnya, kerja sama tersebut
merupakan kelanjutan dari berbagai program kolaboratif yang sebelumnya telah
dijalankan Kemnaker bersama GoTo melalui Direktorat Jenderal Pembinaan
Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas).
Beberapa program yang telah
berjalan di antaranya Training Upskilling dan Maju Bersama GoFood bagi pelaku
usaha kuliner di Kota Bandung. Program-program tersebut dinilai mendapat
respons positif karena mampu membantu peserta meningkatkan kapasitas usaha
sekaligus memahami ekosistem bisnis digital.
Melalui pelatihan ini, para peserta
didorong untuk meningkatkan keterampilan digital, mulai dari pengelolaan usaha
berbasis platform, pemasaran digital, hingga penguatan daya saing usaha kuliner
di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.
Cris menegaskan, program tersebut
mencerminkan implementasi kebijakan pemerintah yang langsung menyentuh
kebutuhan masyarakat dan dunia kerja saat ini.
“Hadirnya program ini menunjukkan
bagaimana kebijakan di tingkat pusat dapat diterjemahkan menjadi program
konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran
Talent & Innovation Hub (TIH) sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan
pemerintah, industri, komunitas, pelaku usaha, dan talenta digital untuk
mendorong inovasi dan pengembangan kompetensi.
Menurutnya, melalui pendekatan
tersebut peserta tidak hanya mendapatkan peningkatan keterampilan, tetapi juga
pendampingan agar mampu masuk dan berkembang dalam ekosistem ekonomi digital.
Kemnaker berharap kolaborasi
bersama GoTo ini dapat memperkuat daya tahan dan daya saing tenaga kerja
mandiri sektor kuliner, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas di era
transformasi digital. (*/red).
