Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker dan GoTo Perkuat Literasi Digital Pelaku Kuliner Bandung

Senin, 08 Juni 2026 | 22:43 WIB Last Updated 2026-06-08T15:43:03Z
Klik
Kemnaker bersama Go To Gojek  perkuat leterasi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Sektor Kuliner



BANDUNG , FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperkuat literasi digital bagi tenaga kerja mandiri (TKM) sektor kuliner melalui program Upskilling Literasi Digital yang digelar di Talent & Innovation Hub (TIH) Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Senin (8/6/2026).

Program tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong pelaku usaha kuliner agar lebih siap menghadapi tantangan sekaligus peluang ekonomi digital yang terus berkembang.

Kegiatan ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BBPVP Bandung dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk terkait pelaksanaan program peningkatan kapasitas digital bagi tenaga kerja mandiri sektor kuliner.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi contoh konkret sinergi pemerintah dan industri digital dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan contoh nyata kolaborasi strategis antara pemerintah dan industri digital nasional dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar Cris Kuntadi.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai program kolaboratif yang sebelumnya telah dijalankan Kemnaker bersama GoTo melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas).

Beberapa program yang telah berjalan di antaranya Training Upskilling dan Maju Bersama GoFood bagi pelaku usaha kuliner di Kota Bandung. Program-program tersebut dinilai mendapat respons positif karena mampu membantu peserta meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memahami ekosistem bisnis digital.

Melalui pelatihan ini, para peserta didorong untuk meningkatkan keterampilan digital, mulai dari pengelolaan usaha berbasis platform, pemasaran digital, hingga penguatan daya saing usaha kuliner di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

Cris menegaskan, program tersebut mencerminkan implementasi kebijakan pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dan dunia kerja saat ini.

“Hadirnya program ini menunjukkan bagaimana kebijakan di tingkat pusat dapat diterjemahkan menjadi program konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Talent & Innovation Hub (TIH) sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan pemerintah, industri, komunitas, pelaku usaha, dan talenta digital untuk mendorong inovasi dan pengembangan kompetensi.

Menurutnya, melalui pendekatan tersebut peserta tidak hanya mendapatkan peningkatan keterampilan, tetapi juga pendampingan agar mampu masuk dan berkembang dalam ekosistem ekonomi digital.

Kemnaker berharap kolaborasi bersama GoTo ini dapat memperkuat daya tahan dan daya saing tenaga kerja mandiri sektor kuliner, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas di era transformasi digital. (*/red).

×
Berita Terbaru Update