Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penertiban Kabel Udara Dimulai, Pemkot Bandung Pastikan Internet Tetap Aman

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:10 WIB Last Updated 2026-06-02T13:10:09Z
Klik
Petugas sedang menertibkan kabel udara


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung mulai menjalankan program penertiban kabel udara dengan memindahkan jaringan ke infrastruktur bawah tanah mulai 2 Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan keamanan dan kualitas infrastruktur telekomunikasi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan proses penataan tersebut tidak akan mengganggu layanan internet masyarakat maupun aktivitas digital berbagai sektor pelayanan publik.

“Saya jamin tidak akan ada blackout internet. Jaringan tetap berjalan dan layanan masyarakat tidak akan terganggu,” tegas Farhan, Senin (1/6/2026).

Direktur Utama PT Bandung Infra Investama (BII), Asep Wawan Dharmawan, menjelaskan seluruh kesiapan teknis telah disiapkan sebelum pelaksanaan program. Infrastruktur pendukung seperti manhole, handhole, jaringan utama, dan akses konektivitas telah tersedia untuk mendukung proses migrasi kabel dari udara ke bawah tanah.

Menurutnya, puluhan penyedia layanan internet (ISP) telah dilibatkan dalam proses sosialisasi dan koordinasi. Dari 29 perusahaan yang menyatakan komitmen, sebagian telah siap menggunakan jaringan bawah tanah sehingga perpindahan dapat dilakukan tanpa mengganggu konektivitas pelanggan.

Petugas sedang menertibkan kabel udara


“Ketika kabel udara diturunkan, jaringan bawah tanah sudah siap beroperasi. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi gangguan internet secara menyeluruh,” ujarnya.

Pemkot Bandung juga memastikan layanan publik, perbankan, pendidikan, kesehatan, hingga administrasi kependudukan tetap berjalan normal selama proses berlangsung. Tim teknis disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi dan menangani kendala yang mungkin terjadi di lapangan.

Tahap awal penertiban dilakukan di kawasan Jalan Asia Afrika dan Jalan Sunda, kemudian dilanjutkan ke ruas Tamblong–Veteran serta Merdeka–Lembong–Tamblong. Program ini menargetkan penataan 36 ruas jalan hingga 18 Juni 2026.

Melalui program ini, Pemkot Bandung berharap dapat menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih tertata, aman, dan modern tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan digital sehari-hari. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update