![]() |
| Wakil Wali kota Bandung Dr.H. Erwin membuka pelatihan bagi petugas Sensus Ekonomi |
Kepala BPS Kota Bandung, Nevi
Hendri, mengatakan sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali ini
akan menjangkau seluruh pelaku usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat tanpa
terkecuali.
“Seluruh kegiatan ekonomi akan
didata, mulai dari usaha mikro hingga sektor ekonomi digital yang kini
berkembang sangat cepat dan menjadi bagian penting dari struktur ekonomi Kota
Bandung,” ujarnya, Kamis (11/6).
Menurut Nevi, perkembangan
teknologi telah melahirkan berbagai bentuk usaha baru, seperti konten kreator,
pelaku bisnis daring, hingga dropshipper yang kini berkontribusi terhadap
pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, sensus kali ini diharapkan mampu
menghadirkan gambaran ekonomi yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Sebagai persiapan, ratusan calon petugas telah mengikuti pelatihan teknis untuk memastikan kualitas data yang dikumpulkan di lapangan. Data hasil sensus nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pemberdayaan UMKM, hingga program kesejahteraan masyarakat.

Petugas Sensus Ekonomi sedang mengikuti pelatihan yg diselenggarakan oleh BPS Kota Bandung
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin,
menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama pembangunan yang
tepat sasaran. Ia mengajak seluruh petugas menjalankan tugas dengan
profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Hasil sensus ini akan menjadi
pijakan penting dalam merancang masa depan ekonomi Kota Bandung yang lebih
inklusif, kuat, dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, Kota
Bandung berharap memperoleh data yang akurat untuk mendukung penguatan UMKM,
pengembangan ekonomi digital, serta penyusunan kebijakan yang mampu menjawab
kebutuhan masyarakat dan dunia usaha secara lebih efektif. (kyy/red).
