Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker RI Tegaskan Investasi Harus Berdampak Nyata bagi Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 03 Juli 2026 | 19:47 WIB Last Updated 2026-07-03T12:47:51Z
Klik
Wamenaker Afriansyah Noor meresmikan fasilitas produksi baru PT Givaudan Indonesia di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Kabupaten Bekasi



BEKASI, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI menegaskan bahwa investasi yang masuk ke Indonesia tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata melalui penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, perlindungan hak pekerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor saat meresmikan fasilitas produksi baru PT Givaudan Indonesia di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jumat (3/7/2026).

Menurut Afriansyah, setiap investasi memiliki nilai strategis dalam mendukung agenda pemerintah memperluas kesempatan kerja. Karena itu, pemerintah akan terus memastikan pertumbuhan sektor industri berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan jumlah lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja Indonesia.

"Setiap investasi baru harus memberikan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Pertumbuhan dunia usaha harus berbanding lurus dengan meningkatnya kesempatan kerja bagi masyarakat," tegasnya.

Ia menjelaskan, pembangunan fasilitas produksi baru PT Givaudan Indonesia menjadi salah satu indikator komitmen dunia usaha dalam mendukung penyerapan tenaga kerja. Pada tahap awal ekspansi melalui Proyek Kartini, perusahaan telah membuka 60 lapangan kerja baru. Sementara pada fase pengembangan berikutnya, jumlah tenaga kerja yang akan direkrut diproyeksikan mencapai sekitar 400 orang.

Bagi Kemnaker, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa investasi mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat apabila disertai komitmen kuat dari pelaku usaha.

"Kami berharap komitmen penyerapan tenaga kerja ini terus berlanjut secara terukur pada setiap tahapan investasi berikutnya sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ujar Afriansyah.

Selain mendorong penciptaan lapangan kerja, Kemnaker juga mengingatkan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap seluruh ketentuan ketenagakerjaan. Pemerintah menilai keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai modal yang ditanamkan, tetapi juga dari kualitas perlindungan terhadap pekerja.

Afriansyah bersama Manajeman PT GIIC- Cikarang pda meresmikan fasilitas produksi baru



Karena itu, PT Givaudan Indonesia diharapkan terus menerapkan sistem pengupahan yang adil, memenuhi seluruh hak normatif pekerja, serta membangun komunikasi bipartit yang sehat bersama Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (SPKEP SPSI) PT Givaudan Indonesia guna menjaga hubungan industrial yang harmonis dan produktif.

Afriansyah menambahkan, pemerintah akan terus mengawal agar setiap investasi yang masuk mampu menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.

"Keberhasilan investasi harus dirasakan bersama. Bukan hanya meningkatkan kapasitas produksi perusahaan, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan bagi pekerja, membuka peluang kerja baru, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar," pungkasnya. (*/red).
×
Berita Terbaru Update