![]() |
| Penyerahan penghargaan pengelolaan sampah |
Penghargaan diberikan pada Apel
Siaga Jabar Berseka dan Deklarasi Bersama Aksi Pilah Sampah dari Rumah di Sport
Jabar Arcamanik, Jumat (24/7). Selain pemerintah kota, sejumlah lurah, camat,
serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung juga menerima penghargaan dan bantuan
alat pengolah sampah inovatif.
Farhan menyebut penghargaan
tersebut menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkot
Bandung untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan sampah.
"Penghargaan ini menjadi
motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik dan lebih keras dalam menghadirkan
sistem pengelolaan sampah yang semakin efektif," ujarnya.
Meski demikian, Farhan mengakui
persoalan sampah di Kota Bandung masih menjadi pekerjaan besar. Saat ini,
pengelolaan sampah baru mampu menjangkau sekitar 30 persen dari total sampah
yang dihasilkan setiap hari.
Penyerahan penghargaan pengelolaan sampah
Menurutnya, terdapat tiga tantangan
utama yang harus segera diatasi, yakni keterbatasan anggaran, perubahan
perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, serta penguatan infrastruktur
persampahan.
Ia optimistis, melalui kolaborasi
antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha, kapasitas
pengelolaan sampah di Kota Bandung akan terus meningkat sehingga mampu
mewujudkan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
"Penghargaan ini bukan garis
akhir, tetapi menjadi pemacu agar kami terus berinovasi dan mempercepat
penyelesaian persoalan sampah di Kota Bandung," tegas Farhan. (rob/red).
