Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Gelorakan Jabar BERSEKA, Pemerintah Targetkan 80 Persen Sampah Tuntas pada 2029

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:25 WIB Last Updated 2026-07-25T00:25:48Z
Klik
Apel Siaga Jabar Berseka dan Deklarasi Bersama Aksi Pilah Sampah dari Rumah di Sport Jabar Arcamanik



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota di Bandung Raya menggelorakan gerakan Jabar Berseka (Bersih, Resik, dan Indah) sebagai langkah mempercepat penanganan sampah. Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah menargetkan 80 persen persoalan sampah nasional dapat diselesaikan pada 2029.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Apel Siaga Jabar Berseka dan Deklarasi Bersama Aksi Pilah Sampah dari Rumah di Sport Jabar Arcamanik, Jumat (24/7), yang diikuti lebih dari 4.000 peserta dari unsur pemerintah, TNI, Polri, akademisi, mahasiswa, hingga komunitas lingkungan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, mengatakan persoalan sampah telah menjadi tantangan serius di berbagai daerah, termasuk Bandung Raya yang menghasilkan hampir 2.000 ton sampah setiap hari. Karena itu, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah sekaligus menghentikan sistem open dumping dalam dua tahun ke depan.

"Yang paling penting adalah membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Jika dikelola dengan baik, sampah dapat menjadi sumber energi, pupuk, hingga bahan bakar," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan keberhasilan program tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat. Menurutnya, budaya memilah dan mengelola sampah harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Untuk memperkuat gerakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memasukkan edukasi pengelolaan sampah ke lingkungan sekolah serta menyiapkan regulasi yang melarang pembuangan sampah sembarangan disertai sanksi bagi pelanggar.

Melalui gerakan Jabar Berseka, pemerintah berharap kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia usaha mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan pada 2029. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update