![]() |
| Usai pimpin Apel, Wali kota Bandung Farhan : Pemkot Bandung bersama Bank bjb dan Baznas Kota Bandung galang bantuan untuk NTT |
Bantuan awal senilai Rp1 miliar
diserahkan dalam rangkaian Apel Pagi di Plaza Balai Kota Bandung, Senin
(24/8/2026). Dana tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat Kota Bandung
terhadap warga NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan semangat rereongan
berbagai pihak.
“Pada pagi hari ini kita
bersama-sama menyaksikan upaya rereongan Pemerintah Kota Bandung bersama bjb
dan Baznas Kota Bandung mengumpulkan dana awal Rp1 miliar,” ujar Farhan.
Menurut Farhan, penggalangan
bantuan tidak berhenti pada angka tersebut. Pemkot Bandung telah menerbitkan
surat edaran yang mengajak ASN dan masyarakat untuk turut berpartisipasi secara
sukarela.
Pemkot menargetkan tambahan donasi
sekitar Rp500 juta dalam satu bulan, sehingga total bantuan yang terkumpul
diharapkan mencapai Rp1,5 miliar.
“Namanya bukan kewajiban. Ini mah
mangga saja. Tidak ada target untuk ASN. Tapi kami harapkan adalah tumbuhnya
semangat berbagi,” katanya.
Farhan menjelaskan, dana awal Rp1 miliar berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dihimpun bersama Bank bjb. Sementara donasi lanjutan akan dihimpun melalui BAZNAS Kota Bandung dari masyarakat dan pihak lain yang ingin berkontribusi.
.jpeg)
Apel pagi Pemkot Bandung sekaligus galang bantuan untuk NTT
Seluruh bantuan nantinya disalurkan
melalui jaringan BAZNAS yang telah memiliki posko di wilayah terdampak. Skema
tersebut dinilai lebih efektif agar bantuan dapat segera diterima masyarakat
yang membutuhkan.
Meski belum dapat mengirimkan
bantuan langsung ke lokasi bencana, Farhan menegaskan kepedulian tetap harus
diwujudkan melalui aksi nyata.
“Di dalam kondisi apa pun saudara
sebangsa tetap perlu kita perhatikan. Gotong royong adalah inti dari
Pancasila,” tegasnya.
Bagi Pemkot Bandung, bantuan untuk
NTT bukan sekadar angka, tetapi pesan solidaritas bahwa warga yang sedang
tertimpa musibah tidak menghadapi perjuangannya seorang diri. (rob/red).
