Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Resmikan RTH Cihanja, Pemkot Bandung Perkuat Konservasi Mata Air dan Ruang Hijau

Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:37 WIB Last Updated 2026-08-18T16:37:46Z
Klik
Pemkot Bandung resmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cihanja, sekaligus kawasan Konservasi Mata Air Cihanja


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung tidak lagi memandang ruang terbuka hijau sekadar dari seberapa luas lahannya. Kualitas vegetasi, udara, air, hingga kemampuan kawasan menjaga sumber mata air menjadi bagian penting dalam pengembangan ruang hijau kota.

Komitmen tersebut ditunjukkan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cihanja sekaligus kawasan Konservasi Mata Air Cihanja di RT 02 RW 10, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Selasa (18/8/2026).

Farhan mengatakan, RTH Cihanja menjadi salah satu contoh bahwa pembangunan ruang hijau harus memberikan manfaat ekologis yang nyata bagi masyarakat.

“Pada dasarnya kami melihat yang perlu ditingkatkan bukan cuma sekadar luasan RTH-nya, tetapi kualitas RTH-nya. Penambahan kualitas RTH ditunjukkan salah satunya melalui RTH Cihanja,” ujar Farhan.

Kawasan Cihanja akan dikembangkan dengan mengacu pada konsep Indeks Hijau Biru Indonesia (IHBI) yang tidak hanya memperhitungkan luas RTH, tetapi juga tutupan vegetasi, kualitas udara, dan kualitas air.

Farhan menanam pohon di kawasan RTH Cihanja


Keberadaan mata air yang masih terjaga menjadi nilai penting kawasan tersebut. Farhan menilai kondisi lingkungan sekitar yang minim aktivitas industri dan relatif rendah lalu lintas turut mendukung kualitas ekologis kawasan.

“Sumber mata airnya masih sangat bagus. Kemudian di sini tidak ada pabrik, lalu lintas juga rendah, sehingga kualitas udaranya diharapkan jauh lebih bagus,” katanya.

Ia menegaskan, peresmian bukan akhir dari pengembangan RTH Cihanja. Pengelolaan kawasan harus melibatkan masyarakat melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, dan unsur kewilayahan lainnya agar keberlanjutan kawasan tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung Rizki Kusrulyadi mengatakan, penataan kawasan Cihanja merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah dan kewilayahan.

Penghijauan dilakukan tidak hanya untuk mempercantik kawasan, tetapi juga menjaga keseimbangan hidrologis, mengurangi erosi, serta mempertahankan keberadaan mata air. Sekitar 2.503 bibit pohon ditanam, termasuk tanaman produktif seperti kopi, jeruk, durian, sawo, lengkeng, kemiri, mangga, dan rambutan.

Penghijauan di kawasan RTH Cihanja

 

“Kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga ruang edukasi sekaligus kawasan konservasi. Harapannya air tetap terjaga untuk tetap mengalir, air tanah tetap kuat, udara tetap bersih, dan lingkungan tetap nyaman,” ujar Rizki.

Dengan konsep tersebut, RTH Cihanja diharapkan menjadi contoh pengelolaan ruang terbuka hijau yang tidak hanya menghadirkan ruang publik, tetapi juga menjaga sumber daya air dan kualitas lingkungan Kota Bandung untuk jangka panjang. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update