![]() |
| Gubernur Jabar KDM bersama Wamen ESDM Yulioy Tanjung melakukan Groundbreaking PSEL TPPAS Regional Lgok Nangka Kab. Bandung |
Peletakan batu pertama
(groundbreaking) dilakukan bersama Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) RI Yuliot Tanjung. PSEL Legok Nangka dirancang mampu mengolah sekitar
2.131 ton sampah per hari yang berasal dari enam daerah, yakni Kota Bandung,
Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, dan
Kabupaten Sumedang.
KDM menegaskan, pembangunan PSEL
merupakan bentuk komitmen Pemprov Jabar untuk mengubah persoalan sampah menjadi
sumber daya yang bernilai ekonomi melalui teknologi waste-to-energy.
"Persoalan sampah tidak lagi
dipandang sebagai beban, tetapi menjadi sumber energi yang memberikan manfaat
bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup,"
ujarnya.
Selain mengurangi timbunan sampah
secara signifikan, fasilitas ini akan menghasilkan energi listrik ramah
lingkungan yang mendukung bauran energi nasional serta menekan emisi karbon.
Pada kesempatan yang sama juga
dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengembangan waste-to-energy
di Jawa Barat. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyebut proyek tersebut
berpotensi menjadi model nasional karena mampu menciptakan energi bersih,
membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi daerah, dan mendukung pembangunan
berkelanjutan.
Gubernur KDM memperlihatkan MoU pengembangan Waste to energy di Jabar
Keberlanjutan proyek ini turut
diperkuat melalui dukungan penjaminan investasi dari PT Penjaminan
Infrastruktur Indonesia (PT PII) dalam skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan
Usaha (KPBU). Penjaminan tersebut dinilai mampu meningkatkan kepastian
pembiayaan sekaligus memperkuat keberlangsungan proyek.
Dengan dimulainya pembangunan PSEL
Legok Nangka, Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimistis pengelolaan sampah
modern berbasis energi dapat segera terwujud, sekaligus menjadi salah satu
solusi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan
ketahanan energi di Jawa Barat. (*/red).
