Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Gubernur KDM Resmikan Pembangunan PSEL Legok Nangka, Jabar Perkuat Solusi Sampah Jadi Energi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 07:40 WIB Last Updated 2026-08-02T00:40:19Z
Klik
Gubernur Jabar KDM bersama Wamen ESDM Yulioy Tanjung melakukan  Groundbreaking  PSEL TPPAS Regional Lgok Nangka Kab. Bandung



KABUPATEN BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi memulai pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Rabu (29/7/2026). Proyek strategis ini menjadi langkah nyata Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam mempercepat penanganan sampah sekaligus mendukung transisi energi bersih.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan bersama Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Yuliot Tanjung. PSEL Legok Nangka dirancang mampu mengolah sekitar 2.131 ton sampah per hari yang berasal dari enam daerah, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.

KDM menegaskan, pembangunan PSEL merupakan bentuk komitmen Pemprov Jabar untuk mengubah persoalan sampah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi melalui teknologi waste-to-energy.

"Persoalan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi menjadi sumber energi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup," ujarnya.

Selain mengurangi timbunan sampah secara signifikan, fasilitas ini akan menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang mendukung bauran energi nasional serta menekan emisi karbon.

Gubernur KDM memperlihatkan MoU pengembangan Waste to energy di Jabar


  
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengembangan waste-to-energy di Jawa Barat. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyebut proyek tersebut berpotensi menjadi model nasional karena mampu menciptakan energi bersih, membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi daerah, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.


Keberlanjutan proyek ini turut diperkuat melalui dukungan penjaminan investasi dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) dalam skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Penjaminan tersebut dinilai mampu meningkatkan kepastian pembiayaan sekaligus memperkuat keberlangsungan proyek.

Dengan dimulainya pembangunan PSEL Legok Nangka, Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimistis pengelolaan sampah modern berbasis energi dapat segera terwujud, sekaligus menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan ketahanan energi di Jawa Barat. (*/red).

×
Berita Terbaru Update